www.AlvinAdam.com

Berita 24 Nusa Tenggara Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapal Ramadan ACT Berlayar Jelajahi Indonesia Timur

Posted by On 14.12

Kapal Ramadan ACT Berlayar Jelajahi Indonesia Timur

Kapal Ramadan ACT Berlayar Jelajahi Indonesia Timur

Oleh : Wiyanto | Rabu, 30 Mei 2018 - 14:02 WIB

Kapal Ramadhan ACT MRI bersama relawan
Kapal Ramadhan ACT MRI bersama relawan

INDUSTRY.co.id - Kabupaten Barru, (SulSel) - Memasuki pertengahan Ramadhan, ikhtiar besar bangsa ini untuk mewujudkan amalan terbaik semakin terlihat. Ikhtiar untuk membahagiakan saudara sebangsa di pelosok Indonesia Timur diinisiasi, melalui perjalanan Kapal Ramadhan. Rabu (30/5), Kapal Ramadhan resmi lepas jangkar dari Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Kapal yang digerakkan oleh kepedulian putra-putri bangsa Indonesia ini berlayar menuju Indonesia Timur, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapal Ramadhan mengangkut ratusan ton bahan pangan yang dikemas dala m 10 ribu paket pangan Ramadhan. Paket pangan ini akan diberikan kepada puluhan ribu keluarga yang paling membutuhkan di pelosok-pelosok NTT.

Presiden ACT Ahyudin menyampaikan, Kapal Ramadhan lebih dari sekadar penggerak sosial dan ekonomi. Menurutnya, Kapal Ramadhan adalah jembatan silaturahmi, yang menghubungkan energi kebaikan.

"Di antara spot sasaran implementasi, ada daerah yang sampai sekarang belum dialiri listrik. Akses jalan dan sarana transportasi juga masih terbatas. Kapal Ramadhan membuka hati untuk peduli, mengakselerasi ikhtiar pemerataan dan empati yang menautkan banyak hati. Semua dibukakan hati untuk bersatu, menarik perhatian langit agar semua disayang Allah," papar Ahyudin, dalam seremoni pelepasan Kapal Ramadhan di Pelabuhan Garongkong. Kabupaten Barru, Rabu (30/5).

Pelosok-pelosok Nusa Tenggara Timur menjadi fokus pendistribusian paket pangan yang diangkut oleh Kapal Ramadhan. Hal ini mengingat cukup tingginya angka kemiskinan di p rovinsi tersebut. Data statistik per September 2017 menyebutkan angka kemiskinan di NTT mencapai sekitar 22% dari totai penduduk NTT atau setara dengan 1,134,740 jiwa.

Insan Nurrohman selaku Vice President ACT menyampaikan, usai lepas jangkar Kapal Ramadhan akan berlayar selama delapan hari dengan jarak tempuh 665 nautical miles (Km).

Kapal tersebut akan singgah di tiga titik. Titik pertama adalah Labuan Bajo, lalu kapal akan singgah lagi di Kaiabahi, dan terakhir ke Kupang.

“Di setiap titik singgah, kapal akan menurunkan ribuan paket pangan. Setelah paket pangan tersebut diturunkan, kapal akan Ianjut berlayar ke titik singgah berikutnya. Sementara itu, paket-paket pangan yang sudah diturunkan di pelabuhan langsung didistribusikan oleh relawan kami di area-area pendistribusian," jelas lnsan.

lnsan menambahkan, 10 ribu paket pangan Ramadhan akan menjangkau 47 desa yang tersebar di 9 kabupaten di NTT. Sekitar Sembilan kabupaten tersebut di antaranya Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka (khususnya Kecamatan Maumere), Ende, Alor, Atambua, Kupang, dan Timur Tengah Selatan.

Lalu dari sembilan kabupaten ltu, tim kami akan masuk lagi ke pelosok-pelosok. Misalnya di wilayah kepulauan di Labuan Bale, kami akan menjangkau wilayah Golo Lijun dan Golo Lebo, daerah yang belum tersentuh listrik. Lalu di Alor, kami akan menyambangi Pulau Pantar, Pulau Pura, dan Pulau Buaya,“ papar lnsan.

Selaln paket pangan, Kapal Ramadhan juga mengangkut puluhan relawan yang siap diterjunkan langsung di wilayah distribusi. Relawan-relawan tersebut tidak hanya membantu pendistribusian bantuan pangan, namun juga menggelar layanan kesehatan.

"Insya Allah, relawan medis kami akan dlterjunkan di Kabupaten Alor dan Pulau Kera. Di sana mereka akan memberikan pelayanan kesehatan ke warga lokal, pungkas lnsan.

Sebelumnya, Senin (28/5), sekitar 100 ton bahan pangan-seperti minyak kelapa, gula, dan beras disiapkan dan dikemas di Desa Anabanna, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sidenreng Rappang (Sidrap) merupakan salah satu sentra penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan. Pengemasan paket pangan tersebut melibatkan lebih dari 50 relawan.

Baca Juga

Kasau Resmikan Monumen Pesawat Tempur di Makassar
TNI AU akan Bangun Dua Skuadron Baru
Mengenal Layanan Aktif BAZNAS
Gempa 5,2 SR Guncang Kota Gunung Sitoli Sumut
MUI DIY: Daftar 200 Mubalig Perlu Disikapi Wajar

Industri Hari Ini

Kiri-Kanan (Kuncoro Wibowo, Chairman Kawan Lama Group dan Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja) Foto: INDUSTRY.co.id

Rabu, 30 Mei 2018 - 22:59 WIB

Kawan Lama Group Garap Proyek Mixed Use di Kota Wisata Cibubur

Kota Wisata Cibubur tengah menjadi primadona, karena selain dekat dengan Jakarta kota mandiri ini juga memiliki lokasi yang strategis. Integrasi properti dengan transportasi menjadi aspek penting…

Rizal Ramli (dok RMOL)

Rabu, 30 Mei 2018 - 22:48 WIB

RR: Perbolehkan Koruptor Maju Pileg Sama Saja Khianati Cita-Cita Reformasi

Tokoh nasional, Rizal Ramli (RR) menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak selaras dengan Komisi Pemilihan Umum terkait dengan pelarangan bekas narapidana korupsi untuk maju di pemilihan…

Kiri-Kanan (Kuncoro Wibowo, Chairman Kawan Lama Group dan Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja) Foto: INDUSTRY.co.id

Rabu, 30 Mei 2018 - 22:45 WIB

Kian Ekspansif, Kawan Lama Group Akan Bangun Mal di Cibubur

Pengembang properti, Sinar Mas Land menan datangani kerjasama atau joint venture di bidang properti bersama Kawan Lama Group yaitu menggarap pembangunan sebuah pusat perbelanjaan di Kota Wisata…

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 30 Mei 2018 - 22:23 WIB

KPK Benarkan Minta Keterangan Tuan Guru Bajang Gubernur NTB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah meminta keterangan dan klarifkasi terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi di Mapolda Nusa Tenggara Barat…

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto Ist)

Rabu, 30 Mei 2018 - 22:17 WIB

BI: Bunga Acuan Masih Berpeluang Kembali Naik

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengawali kepemimpinannya dengan mengubah arah kebijakan moneter menjadi "bias ketat" dari &quo t;netral", dan memberi sinyalemen kemungkinan menaikkan kembali…

selengkapnya airy rooms

Industri Populer

1
Asphurindo Gelar Buka Puasa dan Rapat Pleno Asosiasi Baru
2
Kadin: Harga Gas Murah Akan Terealisasi Asalkan Ada Inisiatif dari Pemerintah
3
Dapat Motivasi Dari Warga Depok, Kang Hasan akan Kembangkan Home Industri
4
Rachmawati Soekarnoputri Akui Pemilu Venezuela Demokratis Dengan Kemenangan Nicolas Maduro
5
Ekonomi Keuangan Syariah Libatkan Seluruh Masyarakat
6
Indonesia Kendaraan Terminal Tawarkan 30% Saham Lewat PUPS
7
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Buat Prototipe Pesawat Tanpa Awak Pemadam Kebakaran
8
Seremoni Pembukaan Asian Games Bakal Jadi Yang Termegah Di Dunia
9
Indosat Ooredoo luncurkan Kartu Perdana Khusus Untuk Turis Tiongkok
10
Makin di Ujung Tanduk, Asosiasi Kaca Lembaran Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas Serta Redam Impor Kaca dari Malaysia

Magazine

Industri Keramik Menunggu Komitmen Pemerintah

Majalah Industry

Mei 2018
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

Salis S. Aprilian
Indonesia Darurat (Manajemen) Energi
Bintang Handayani, Ph.D, Dosen dan Peneliti Senior di President University, Cikarang (Foto Dok Industry.co.id)
Citarum Bersolek: Konstruksi Alur Cerita dan Tata Kelola Pariwisata Air
 Salis S. Aprilian, Technical Expert/Strategic Advisor, Direktorat Gas & EBT, PT Pertamina (Persero) dan Pemerhati Migas (dok INDUSTRY.co.id)
Membangun(kan) Pertamina
Ahmad Iskandar: Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)
Bank Sistemik Bukan Bank Gagal
Jaya Suprana. (Foto: IST)
Doa Tragedi 13 Mei 2018
Sumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »