www.AlvinAdam.com

Berita 24 Nusa Tenggara Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Christian Rotok: "Saya Mohon Maaf Kalau Saya Harus Ungkap di ...

Posted by On 00.59

Christian Rotok: "Saya Mohon Maaf Kalau Saya Harus Ungkap di ...

PILGUB NTT

Christian Rotok: "Saya Mohon Maaf Kalau Saya Harus Ungkap di Forum yang Ditonton Seluruh Indonesia."

cagub dari paslon nomor 4 tidak akan mau berlawanan dengan To'o-nya (Bahasa Rote: To'o artinya paman pihak ibu) Esthon Foenay.

Christian Rotok: istimewaDebat terbuka NTT Pilgub Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Laporan REPORTER POS.KUPANG.COM, Lexy Manafe

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Dalam debat pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) putaran kedua yang ditayangkan INews Jakarta, Selasa (8/5/2018), Christian Rotok mengungkapkan sesuatu di acara berlangsung sekira pukul 20.00 WIta itu.

Ia m engatakan, cagub dari paslon nomor 4 tidak akan mau berlawanan dengan To'o-nya (Bahasa Rote: To'o artinya paman pihak ibu) Esthon Foenay.

Penonton pun bersorak menanggapi apa yang diungkapkan cawagub dari paslon nomor 1 itu.

Viktor Laiskodat, cagub paslon nomor 4 ini kemudian tertawa sambil menggelengkan kepalanya menanggapi pernyataan Christian Rotok tersebut.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT Eston Foenay sedang memberikan keterangan pers, Senin malam (16/1/2017).
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTT Eston Foenay sedang memberikan keterangan pers, Senin malam (16/1/2017). (POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS)

Sebelumnya, dalam sesi tanya jawab antar paslon, pasangan calon gubernur nomor urut 4 mendapat kesempatan untuk bertanya bertanya kepada paslon nomor urut 1.

Pertan yaan paslon nomor urut 4 kepada paslon nomor urut 1 terkait strategi apa yang akan digunakan dalam ranga sinegritas program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten guna mewujudkan misi paslon nomor 1.

Baca: Ternyata Sekar Anak Kandung Anissa Trihapsari, Dikenal Sebagai Anak Bungsu Tutut Soeharto

Baca: Fahri Bilang Jokowi Bisa Gagal Nyapres dan Temuan Tim Riset PSI soal Perpres TKA, 5 Berita Populer

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Esthon Foenay. Ia mengatakan, ada tiga hal utama yang akan dilakukan yaitu pertama koordinasi antar instansi vertikal dan horisontal, ke dua tentang sinegritas kerja sama terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, dan yang terakhir adalah integritas penguatan unsur-unsur yang berbeda untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Marianus    Sae dan Emi Nomleni
Marianus Sae dan Emi Nomleni (istimewa)

Jawaban Esthon kemudian ditanggapi Viktor dengan mengatakan, cagub paslon nomor 1 adalah seorang birokrat sehingga akan sulit menjawab pertanyaan tersebut.

"Saya pikir pak Esthon akan sulit jawab, padahal luar biasa jawabannya. Karena itu respect untuk paslon nomor urut 1, terima kasih," tambah Viktor Laiskodat.

Tanggapan Viktor tergolong singkat karena ia hanya menggunakan sekira sepuluh detik waktunya. Sementara waktu yang diberikan untuk menanggapi adalah 60 detik.

Ansiha Dasuki, moderator dalam acara tersebut bahkan meminta dua kali kepada paslon nomor urut 4 untuk menambahkan tanggapanya, namun ditolak.

Paket Harmoni di Acara Deklarasi untuk daratan Timor di GOR Nekmese SoE, TTS, Sabtu (10/2/2018).
Paket Harmoni di Acara D eklarasi untuk daratan Timor di GOR Nekmese SoE, TTS, Sabtu (10/2/2018). (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Christian Rotok kemudian menanggapi jawaban itu dengan memberikan apresiaasi kepada cagub dari paslon nomor 4 itu.

"Terimakasih. Saya juga memberikan apresiasi kepada paslon nomor 4. Saya mohon maaf tapi saya harus ungkap kalau dari segi budaya lokal, Viktor tidak akan mau berlawanan dengan Esthon karena Esthon merupakan paman atau To'o (dalam bahasa Rote)
dari Viktor," kata mantan bupati Manggarai selama dua periode itu.

Paket Victory - Joss saat deklarasi di Labuan Bajo beberapa waktu lalu.
Paket Victory - Joss saat deklarasi di Labuan Bajo beberapa waktu lalu. (POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS)

Untuk diketahui, tiga panelis yang menyusun pertanyaan, yakni David Pandie (akademisi Undana), Laur ensius Sayrani (penggiat pemberantasan korupsi/Dosen Undana), dan Darius Beda Daton (Ketua Ombudsman NTT).(*)

Penulis: Lexy Manafe Editor: Rosalina Woso Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Gadis Dibakar Pacar Hidup-hidup di Medan, Sempat Berlarian Minta Tolong dengan Tubuh Terbakar Sumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »