www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tiga Negara Bahas Kerja Sama Pariwisata di Labuan Bajo

Posted by On 03.52

Tiga Negara Bahas Kerja Sama Pariwisata di Labuan Bajo

Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Desa Adat Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Untuk mencapai desa itu tidak mudah, wisatawan harus mendaki sejauh 7 km selama kurang lebih 4 jam.

KUPANG, KOMPAS.com - Tiga negara yakni Indonesia, Timor Leste, dan Australia akan menggelar pertemuan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), 11-13 April 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, salah satu agenda pertemuan itu yakni membahas kerja sama pariwisata antara tiga negara.

"Pertemuan tiga negara ini merupakan pertemuan atau kerja sama lanjutan yang sudah dimulai sejak pemerintahan Pak SBY 2012 lalu. Salah satu yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu yakni kita mau tingkatkan lagi di bidang pariwisata," kata Marius kepada KompasTravel, Selasa (10/4/2018).

Baca juga : Ke Taman Nasional Komodo, Pilih Menginap di Hotel atau Kapal?

Selain membahas pariwisata, lanjut Marius, kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian itu juga akan membahas kerja sama dalam bidang ekonomi, investasi, bisnis, konektivitas darat, laut dan udara, kerja sama komunitas budaya, peternakan, pertanian, pendidikan dan kesehatan.

Berangkat menuju arena.KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Berangkat menuju arena.Menurut Ma rius, tujuan dari kerja sama tiga negara itu juga untuk mempererat persaudaraan tiga negara yang bertetangga.

"Kita sudah sering menggelar pertemuan ini, baik di Jakarta, Darwin, Dili maupun di Kupang. Nanti di Labuan Bajo adalah kelanjutannya," ucapnya.

Baca juga : Meski Dekat Australia, Namun Turis Jerman Paling Banyak ke NTT

Khusus untuk sektor pariwisata, sambung Marius, pihaknya akan mengusulkan untuk pembukaan konektivitas udara, yakni penerbangan dari Darwin (Australia) ke Kupang dan juga Labuan Bajo.

Wisatawan berfoto dengan komodo dan ranger Sulaiman di TN Komodo, Pulau Rinca, NTT.Julianus Ebol Wisatawan berfoto dengan komodo dan ranger Sulaiman di TN Komodo, Pulau Rinca, NTT.Menurut Marius, usulan itu menyusul telah dibukanya penerbangan dari Dili (Timor Leste) ke Kupang dan sebaliknya. Termasuk juga konektivitas darat da ri Kupang ke Dili.

Marius mengaku, dalam rapat yang digelar di Kupang beberapa waktu lalu dengan delegasi dari Australia, dan Timor Leste dan yang digagas oleh Kadin NTT, seorang senator asal Australia berjuang keras mendorong pemerintahnya untuk memberikan kesempatan kepada maskapai yang ada di Darwin untuk terbang ke Kupang.

"Harapan saya sebagai Kepala Dinas Pariwisata, agar tidak hanya dari Darwin ke Kupang, tapi juga dari beberapa kota lainnya di Australia seperti Canberra atau Sydney maupun Melbourne ke Kupang, maupun ke Labuan Bajo," kata Marius.

Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/6/2015).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/6/2015).Dalam pertemuan nanti, dari Kementerian Pariwisata juga akan menjelaskan tentang potensi pariwisata yang ada di Indonesia.

"Kami juga sudah menyiapkan materi untuk pariwisata di NTT pada umumnya," tambah Marius Ardu Jelamu.


Berita Terkait

Investor Diajak Garap Sektor Pariwisata di Pulau-pulau NTT

Labuan Bajo Disiapkan Jadi Pintu Masuk Wisatawan ke NTT

Mencari Miniatur Rumah Adat NTT, Datanglah ke Paang Lembor

Meriah! Ratusan Pasangan Asal NTT dan Timor Leste Ikut Lomba Dansa

Terkini Lainnya

Oleh-oleh dari Jepang, Notes Berdesain Sakura Edisi Terbatas

Oleh-oleh dari Jepang, Notes Berdesain Sakura Edisi Terbatas

Jepang Terkini 11/04/2018, 17:10 WIB Viral Video Kuda di The Ranch Cisarua, Seperti Apa Tempatnya?

Viral Video Kuda di The Ranch Cisarua, Seperti Apa Tempatnya?

News 11/04/2018, 16:09 WIB Ini Tanggapan The Ranch Cisarua Soal Kuda dalam Video Pevita

Ini Tanggapan The Ranch Cisarua Soal Kuda dalam Video Pevita

News 11/04/2018, 15:01 WIB Viral, Video Kuda Dipukuli di Tempat Wisata

Viral, Video Kuda Dipukuli di Tempat Wisata

News 11/04/2018, 14:05 WIB 5 Hidangan Vegetarian ala Bali dan Lombok yang Wajib Anda Coba

5 Hidangan Vegetarian ala Bali dan Lombok yang Wajib Anda Coba

Food Story 11/04/2018, 13:29 WIB Mau Lolos Pembuatan Visa ke Korea Selatan? Perhatikan Hal Ini...

Mau Lolos Pembuatan Visa ke Korea Selatan? Perhatikan Hal Ini...

Travel Tips 11/04/2018, 12:23 WIB Cari Masakan Tradisional Bali dan Lombok di Jakarta? Ini Tempatnya

Cari Masakan Tradisional Bali dan Lombok di Jakarta? Ini Tempatnya

Food Story 11/04/2018, 11:33 WIB Wakili Indonesia, Astira Siap Berjuang di Miss Eco International 2018

Wakili Indonesia, Astira Siap Berjuang di Miss Eco International 2018

News 11/04/2018, 10:16 WIB Berapa Biaya Visa Berkunjung ke Korea Selatan?

Berapa Biaya Visa Berkunjung ke Korea Selatan?

Travel Tips 11/04/2018, 09:10 WIB Tiga Negara Bahas Kerja Sama Pariwisata di Labuan Bajo

Tiga Negara Bahas Kerja Sama Pariwisata di Labuan Bajo

News 11/04/2018, 08:21 WIB 50 Minuman Paling Lezat di Dunia, 2 dari Indonesia

50 Minuman Paling Lezat di Dunia, 2 dari Indonesia

News 11/04/2018, 07:32 WIB Ini Rencana Menpar Promosikan Rendang di Kancah Internasional

Ini Rencana Menpar Promosikan Rendang di Kancah Internasional

News 11/04/2018, 06:10 WIB Korea Selatan Kini Berlakukan Multiple Visa untuk WNI

Korea Selatan Kini Berlakukan Multiple Visa untuk WNI

News 10/04/2018, 21:26 WIB Kemenpar Bantu Promosikan Restoran Indonesia di Luar Negeri

Kemenpar Bantu Promosikan Restoran Indonesia di Luar Negeri

News 10/04/2018, 20:30 WIB Simak Peraturan Terbaru Berkemah di Ranu Kumbolo

Simak Peraturan Terbaru Berkemah di Ranu Kumbolo

Travel Tips 10/04/2018, 19:35 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »