www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Luhut: Kasus Montara Bisa Selesai di Luar Pengadilan, Asal..

Posted by On 03.28

Luhut: Kasus Montara Bisa Selesai di Luar Pengadilan, Asal..

Luhut: Kasus Montara Bisa Selesai di Luar Pengadilan, Asal.. Reporter:

Bisnis.com

Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Rabu, 4 April 2018 18:12 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. TEMPO/Subekti

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyatakan kasus tumpahan minyak di Laut Timor yang melibatkan BUMN minyak Thailand, PTT Exploration and Production (PTTEP) Public Company Limited, kemungkinan diselesaikan di luar pengadilan. Insiden ledakan di ladang migas Montara di Australia ini yang mengakibatkan pencemaran minyak di perairan Laut Timor, Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2009 lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan hari ini di kompleks Istana Negara, Jakarta. Ia mengatakan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-O-Cha yang ditemuinya pada akhir Maret 2018 meminta masalah tumpahan minyak di ladang minyak Montara diselesaikan.

Baca: Tumpahan Minyak Montara, Pemerintah Pernah Dikelabui PTTEP

Sebelumnya diketahui pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menggugat sejumlah perusahaan di bawah naungan BUMN Thailand itu pada Agustus 2017. "Bisa saja (diselesaikan di luar pengadilan), yang penting harus kita selesaikan baik-baik. Hubungan kita dengan Thailand juga baik," kata Luhut , Rabu, 4 April 2 018.

Luhut menjelaskan, selama ini Indonesia memiliki hubungan baik dengan Thailand. Di samping itu, perusahaan sejenis Pertamina di Thailand ini juga disebut akan melakukan investasi tambahan di Indonesia.

Kendati demikian, Luhut menegaskan supaya pihak PTTEP tetap harus mengganti kerugian terhadap masyarakat yang lingkungannya telah dirusak. "Rakyat dirugikan, kalau itu harus jelas sikap kita soal pemerintah bahwa kepentingan rakyat kita harus kita bela," katanya.

Seperti diketahui, pada Agustus 2009, sumur minyak milik PTTEP di Montara meledak. Minyak itu kemudian tumpah ke Laut Timor. Peristiwa itu, menurut sejumlah pihak seperti petani rumput laut, nelayan dan pemerintah Indonesia, mengakibatkan kerugian bagi para pemangku kepentingan.

Melubernya minyak tersebut berlangsung selama 74 hari sejak 29 Agustus 2009 hingga 3 November 2009. Limbah minyak ini kemudian menyebar ke perairan Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Atas dasar kasus Monta ra tersebut, pemerintah meminta ganti rugi sebesar Rp 27,47 triliun kepada para tergugat. Ganti rugi itu terdiri dari ganti rugi materiil senilai Rp 23,01 triliun dan biaya pemulihan lingkungan Rp 4,46 triliun.

BISNIS

Terkait
  • Bekasi Minta 2 Pekan Cari Sumber Pencemaran Kali Bojongmenteng

    Bekasi Minta 2 Pekan Cari Sumber Pencemaran Kali Bojongmenteng

    2 hari lalu
  • Luhut Pandjaitan: 10 Proyek Diusulkan Dapat Dana Blended Finance

    Luhut Pandjaitan: 10 Proyek Diusulkan Dapat Dana Blended Finance

    3 hari lalu
  • Ancaman Luhut Pandjaitan ke Pengkritik Pemerintah yang Asal

    Ancaman Luhut Pandjaitan ke Pengkritik Pemerintah yang Asal

    16 hari lalu
  • Luhut Sebut Impor Garam Industri Distop Mulai 2021

    Luhut Sebut Impor Garam Industri Distop Mulai 2021

    17 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Bertemu Jokowi, BPK Lapor Selamatkan Uang Negara Rp 2,37 Triliun

    Bertemu Jokowi, BPK Lapor Selamatkan Uang Negara Rp 2,37 Triliun

    2 jam lalu
  • Tumpahan Minyak Pertamina di Balikpapan, Polisi Cari Pelakunya

    Tumpahan Minyak Pertamina di Balikpapan, Polisi Cari Pelakunya

    5 jam lalu
  • Fadli Zon Tuding 13 Importir Dibalik Kenaikan Harga Bawang Putih

    Fadli Zon Tuding 13 Importir Dibalik Kenaikan Harga Bawang Putih

    5 jam lalu
  • Karen Agustiawan Tersangka, Pertamina Beri Bantuan Hukum

    Karen Agustiawan Tersangka, Pertamina Beri Bantuan Hukum

    8 jam lalu
  • Foto
  • Gerbong Kereta MRT Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

    Gerbong Kereta MRT Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

    18 jam lalu
  • DPR Kukuhkan Perry Warjiyo Sebagai Gubernur BI

    DPR Kukuhkan Perry Warjiyo Sebagai Gubernur BI

    1 hari lalu
  • Razia Makanan Kaleng Makarel Digelar di Sejumlah Daerah

    Razia Makanan Kaleng Makarel Digelar di Sejumlah Daerah

    1 hari lalu
  • Industri Tenun Tradisional Ini Bertahan Hampir Seabad

    Industri Tenun Tradisional Ini Bertahan Hampir Seabad

    2 hari lalu
  • Video
  • Sidak Sarden Diduga Bercacing di Madiun, Ini Temuannya

    Sidak Sarden Diduga Bercacing di Madiun, Ini Temuannya

    1 hari lalu
  • Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    Lewat Internet, Anak Muda Ini Menjadi Pemain Gas Medis Nasional

    2 hari lalu
  • LIVE: Tempo dan BJB Experience Bersama CR-V Club Indonesia

    LIVE: Tempo dan BJB Experience Bersama CR-V Club Indonesia

    5 hari lalu
  • Ayam Goreng Karang Taruna, Usaha Warga Bantu Kurangi Pengangguran

    Ayam Goreng Karang Taruna, Usaha Warga Bantu Kurangi Pengangguran

    10 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Profil Karen Agustiawan, Eks Dirut Tersangka Korupsi Pertamina

  • 2

    Tumpahan Minyak Pertamina di Balikpapan, Polisi Cari Pelakunya

  • 3

    Jonan Ancam Beri Sanksi ke Pertamina karena Premium Langka

  • 4

    Pertamina: Tumpahan Minyak di Balikpapan Akibat Pipa Patah

  • 5

    MNC Bank Milik Hary Tanoesoedibjo Telan Rugi Bersih Rp 685 Miliar

  • Fokus
  • Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

    Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Ditunggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

  • Terkini
  • AP II Bantu Gudang Garam Rancang Desain Bandara Kediri

    AP II Bantu Gudang Garam Rancang Desain Bandara Kediri

    56 menit lalu
  • Menhub: Status Hibah Bandara Kediri Akan Dikaji dengan OJK

    Menhub: Status Hibah Bandara Kediri Akan Dikaji dengan OJK

    56 menit lalu
  • Hakim California: Kopi Starbucks Harus Pasang Label Bahaya Kanker

    Hakim California: Kopi Starbucks Harus Pasang Label Bahaya Kanker

    1 jam lalu
  • Kelompok Driver Online Minta Dilibatkan Pembuatan Payung Hukum

    Kelompok Driver Online Minta Dilibatkan Pembuatan Payung Hukum

    1 jam lalu
  • Kepadatan Penumpang, Menhub Tinjau Stasiun Duri Besok Pagi

    Kepadatan Penumpang, Menhub Tinjau Stasiun Duri Besok Pagi

    2 jam lalu
  • DPR Kembali Bahas RUU Penyiaran

    DPR Kembali Bahas RUU Penyiaran

    2 jam lalu
  • Harga Minyak Mentah Indonesia Naik, Ini Tiga Penyebabnya

    Harga Minyak Mentah Indonesia Naik, Ini Tiga Penyebabnya

    2 jam lalu
  • Menteri Rini ke Beijing, Tagih Komitmen Cina soal Kereta Cepat

    Menteri Rini ke Beijing, Tagih Komitmen Cina soal Kereta Cepat

    3 jam lalu
  • A   irAsia X Tawarkan Promo Hemat, ke Jepang Cuma Rp 1,2 Juta

    AirAsia X Tawarkan Promo Hemat, ke Jepang Cuma Rp 1,2 Juta

    3 jam lalu
  • Nadiem Makarim Bungkam, Pilih Naik Go-Jek Saat Ditanya Tarif

    Nadiem Makarim Bungkam, Pilih Naik Go-Jek Saat Ditanya Tarif

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Cara Menyeduh Kopi Favorit Anda, Cemex atau V60?

    Cemex atau V60? Cara kopi diseduh dan disajikan akan menentukan alat apa yang cocok dipakai.

    Sumber: Google News | Berita 24 NTT

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »