www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Luhut Tawarkan Maskapai India Layani Penerbangan Langsung ke ...

Posted by On 17.23

Luhut Tawarkan Maskapai India Layani Penerbangan Langsung ke ...

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat menghadiri Food Security Summit-4 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat menghadiri Food Security Summit-4 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah membuka diri bagi investasi infrastruktur dari India. Salah satu proyek yang diminati adalah infrastruktur bandara.

Luhut mengatakan, pemerintah mempersilakan maskapai-maskapai India untuk melayani penerbangan langsung dari dan ke Indonesia. Sejumlah destinasi pun ditawarkan untuk dilayani oleh maskapain India, antara lain Silangit, Sumatera Utara dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Bandara macam-macam, dari mulai Silangit kita oper ke mereka, Labuan Bajo," ucap Luhut di sela-sela acara India-Indonesia Forum di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Pemerintah Indonesia sebut dia, membuka kesempatan bagi banyak maskapai penerbangan untuk melayani penerbangan dari dan ke India maupun sebaliknya. Maskapai tersebut antara lain AirAsia, Batik Air, Jet Airways, maupun maskapai lainnya asal India.

Baca juga: Moratorium Pengemudi Taksi Online, Luhut Sebut Agar Sopir Bisa Bayar Cicilan

Tidak hanya itu, pemerintah pun menawarkan rute-rute lainnya di luar Silangit dan Labuan Bajo. Luhut menyebut, destinasi tersebut antara lain Batam, Bangka Belitung, dan Yogyakarta.

Secara umum, Luhut mengungkapkan, banyak perusahaan India yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia untuk proyek-proyek infrastruktur. Akan tetapi, ada beberapa pertanyaan yang mereka ajukan mengenai regulasi.

Meskipun demikian, Luhut menyatakan dirinya sudah menjelaskan bahwa tidak ada masalah terkait regulasi. Adapun nilai investasi eksisting India di Indonesia diakuinya sudah cukup besar, namun ia tidak merinci jumlahnya.

"Tadi saya sudah jelaskan dan tidak ada masalah. Kita belum tahu, kalau bicara mengenai berapa jumlahnya. Nanti lihat proyeknya," ucap Luhut.

Berita Terkait

Ini Alasan "E-Commerce" di India Lebih Berkembang Ketimbang Indonesia

Prediksi JLL 2018: India Jadi Sasaran Investor "Real Estate" Global

India Hentikan Bea Masuk Anti-Dumping Produk Melamin Indonesia

Meleset dari Target, Beras Impor dari India dan P akistan Masuk Akhir Maret

Pengusaha India Minat Investasi di Indonesia

Terkini Lainnya

Sumbawa Ingin Kedelai Jadi Komoditas Andalan

Sumbawa Ingin Kedelai Jadi Komoditas Andalan

Makro 20/03/2018, 07:05 WIB Ada Kasus 'Skimming,' Ini Tips Transa   ksi Aman dari Bank Mandiri

Ada Kasus "Skimming," Ini Tips Transaksi Aman dari Bank Mandiri

Keuangan 20/03/2018, 06:41 WIB Jagung Sumbawa Diekspor ke Filipina

Jagung Sumbawa Diekspor ke Filipina

Makro 20/03/2018, 06:41 WIB Proteksi Penumpang dari Pesawat Delay, Citilink Luncurkan Super Shield

Proteksi Penumpang dari Pesawat Delay, Citilink Luncurkan Super Shield

Bisnis 20/03/2018, 06:09 WIB Tahun Ini Jasa Marga Akan Bangun Jalan Tol Sepanjang 337,12 Km

Tahun Ini Jasa Marga Akan Bangun Ja lan Tol Sepanjang 337,12 Km

Bisnis 20/03/2018, 05:35 WIB Saham Anjlok, Wanita Terkaya di Hong Kong Kehilangan Separuh Hartanya

Saham Anjlok, Wanita Terkaya di Hong Kong Kehilangan Separuh Hartanya

Inspirasi 19/03/2018, 21:00 WIB Ada Kecelakaan Kerja Lagi, Manajemen Waskita Karya Segera Dibenahi

Ada Kecelakaan Kerja Lagi, Manajemen Waskita Karya Segera Dibenahi

Rilis 19/03/2018, 20:15 WIB Sepanjang 2017, WIKA Beton Catatkan Laba Bersih Rp 340 Miliar

Sepanjang 2017, WIKA Beton Catatkan Laba Bersih Rp 340 Miliar

Bisnis 19/03/2018, 19:45 WIB Luhut Disarankan Segera Temui Parlemen Uni Eropa Bahas Larangan Biodiesel

Luhut Disarankan Segera Temui Parlemen Uni Eropa Bahas Larangan Biodiesel

Makro 19/03/2018, 19:27 WIB Bank Mandiri Terbitkan Kartu Kredit Korporat Kementerian Perhubungan

Bank Mandiri Terbitkan Kartu Kredit Korporat Kementerian Perhubungan

Keuangan 19/03/2018, 19:00 WIB 43 Persen Nasabah Bank Mandiri Adalah Generasi Milenial

43 Persen Nasabah Bank Mandiri Ad alah Generasi Milenial

Keuangan 19/03/2018, 18:06 WIB Perundingan CEPA dan RCEP Jadi Fokus Indonesia-Australia

Perundingan CEPA dan RCEP Jadi Fokus Indonesia-Australia

Makro 19/03/2018, 17:47 WIB Tahun Ini, Bank Mandiri Targetkan 7 Juta Kartu Debit Sudah Pakai Cip

Tahun Ini, Bank Mandiri Targetkan 7 Juta Kartu Debit Sudah Pakai Cip

Keuangan 19/03/2018, 17:46 WIB Bank Mandiri Cegah Kejahatan 'Skimming', Pasang Alat Khusus di ATM

Bank Mandiri Cegah Kejahatan "Skimming", Pasang Alat Khusus di ATM Keuangan 19/03/2018, 17:29 WIB BPK: Kerugian Negara Rp 185 Triliun Akibat Kerusakan Ekosistem oleh Freeport

BPK: Kerugian Negara Rp 185 Triliun Akibat Kerusakan Ekosistem oleh Freeport

Makro 19/03/2018, 17:10 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »