www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Pertanyaan Polos Anak-Anak di Sikka Kepada Wakil Bupati Sikka

Posted by On 01.03

Ini Pertanyaan Polos Anak-Anak di Sikka Kepada Wakil Bupati Sikka

Ini Pertanyaan Polos Anak-Anak di Sikka Kepada Wakil Bupati Sikka

Jangan main-main. Anak-anak di Kabupaten Sikka juga bisa bertanya hal yang kritis seperti berikut ini

Ini Pertanyaan Polos Anak-Anak di Sikka Kepada Wakil Bupati SikkaPos Kupang/Egy MoaPeserta lokakarya Forum Anak Sikka mengajukan pertanyaan kepada Wakil Bupati Sikka, Drs.Paolus Nong Susar, dalam sesi dialog, Rabu (25/10/2017) di Aula Hotel Permata Sari, Maumere, Pulau Flores

Laporan wartawan Pos Kupang, Eginius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE - Lima puluh lebih anak, utusan dari berbagai sekolah, desa dan kecamatan tergabung dalam Forum Anak Sikka di Pulau Flores, Rabu (25/10/2017) bertemu dalam Lokakarya Perlindungan Anak di Hotel Permata Sari Maumere.

Mereka berani mengajukan pertanyaan kritis terkait kasus kekerasan kepada Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar.

Sebenarnya, banyak anak yang mengajukan pertanyaan kepada Paolus, namun hanya tiga peserta kebagian,

Maria Fransiska Nona dari SMAN 1 Maumere, Selvinus Key, dari SMPK St. Roberto, Aibura Kecamatan Waigete, dan Maria Avenida Paulista Bela, siswi SMAK Bhaktyarsa.

Mereka mempersoalkan pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan kepada anak malas sekolah atau kepada anak dari rumah tangga ekonomi bagus. Kasus anak putus sekolah setelah menerima Sakramen Komuni.

Menurut Fransiska, penyelesaian kasus kekerasan anak di Sikka belum menyentuh substansi masalah. Karena itu, kasus kekerasan anak masih sering terjadi. Ia lalu pertanyakan usaha konkrit pemerintah atasi kekerasan anak di Sikka.

Paolus memuji semua pertanyaan anak-anak cerdas dan berbobot, mirip p ertanyaan orang dewasa.

Paolus mengakui fenomena putus sekolah dialami segelintir anak setelah terima sakramen komuni.

Menurut Paolus, salah satunya pengaruh lingkungan. Misalnya, tersedia play station (PS) membuat anak malas ke sekolah. Anak putus sekolah juga karena dorongan mendapatkan uang sendiri. Keinginan pegang uang sendiri untuk belanja makan-makan.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Eugenis Moa Editor: marsel_ali Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Wanita Berbaju Seksi Joget tak Jelas hingga Bra Berserakan di Ranjang, Dikira Mabuk Ternyata ... Sumber: Tribun Kupang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »