www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 22.21

Tujuh kader Demokrat NTB eksodus ke PAN

Merdeka > Politik Tujuh kader Demokrat NTB eksodus ke PAN Jumat, 20 Juli 2018 08:06 Reporter : Wisnoe Moerti Rapimnas Demokrat. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tujuh kader Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ramai-ramai eksodus ke Partai Amanat Nasional (PAN). Dilansir Antara, tujuh kader Demokrat yang berlabuh ke PAN itu adalah Ketua Komisi Pengawas Daerah (Komwasda) Partai Demokrat NT B Hadi Muchlis, Wakil Komwasda Hamzan Wahyudi, Sekretaris Komwasda Lalu Fahrizaharta dan anggota Komwasda Djuliansyah Ramadhan.

BERITA TERKAIT
  • Selama dirawat di RSPAD, SBY mengaku ditangani Dokter Terawan
  • Rizal Ramli jenguk SBY: Kalau kita enggak siap Jokowi menang lagi
  • Pertemuan Prabowo-SBY dijadwal ulang tanggal 24 Juli

Dua kader lainnya yang juga ikut pindah haluan, yakni H Muhammad Aroman dan M Shaleh Hambali yang merupakan anggota Dewan Kehormatan DPD Demokrat NTB. Selain itu, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat NTB Lalu Martayadi juga ikut boyongan ke partai berlambang matahari terbit terbit tersebut.

Ketujuh kader Demokrat ini mengaku eksodus karena merasa nyaman dan perlakuan PAN yang menyambut baik kehadiran mereka juga menjadi salah satu alasan bergabung dengan PAN.

"Cukup kami yang tahu sendiri alasan kami pindah, tetapi yang pasti kami sudah tidak merasa nyaman berada di Demokrat dan keputusan pindah ke PAN sudah kami pikirkan secara matang," ujar Hadi Muchlis di kantor DPW PAN NTB di Mataram, Kamis.

Kader Demokrat lainnya, Lalu Martayadi menuturkan, kepindahannya bersama dengan enam rekannya karena sudah tidak merasa nyaman berada di partai berlambang mercy itu. Namun dia tidak mengungkapkan alasan ketidaknyamanan yang menjadi latar belakang kepindahan mereka.

"Biarlah kami yang tahu. Karena tidak elok kalau kami ceritakan. Tapi pada intinya kami sudah tidak merasa nyaman di tempat yang lama Partai Demokrat," katanya.

Dia buru-buru membantah bahwa kepindahan mereka karena ingin mengincar jabatan atau pun "lompat pagar" untuk menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019. Sebab, di Demokrat pun mereka tidak ada yang mendaftar sebagai bacaleg. Begitu juga di PAN, mereka tidak mendaftar sebagai caleg PAN.

"Kami pindah ke PAN itu bukan karena mengincar jabatan atau dijanjikan jabatan. Bah kan, selama saya menjadi kader Demokrat pun tidak pernah saya mendaftar sebagai caleg. Tapi murni kita di partai itu karena perjuangan, ingin berjuang dan berbuat kepada rakyat. Apalagi saya sudah lama mengenal baik Ketua DPW PAN sebelum bergabung di Demokrat," ujar pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar menyambut baik bergabung tujuh kader Demokrat tersebut. Muazzim menyiapkan posisi di PAN untuk ketujuh kader eks Demokrat. Namun Muazzim tidak menyebut posisi apa yang telah dipersiapkan.

"Adalah nanti ditaruh dimana nanti kita tentukan, yang pasti kami menerima dengan tangan terbuka bergabung teman-teman ini, kami sangat "welcome" dan tidak akan membesarkan partai ini bersama sama," katanya.

Muazzim meyakini, kepindahan tujuh kader Demokrat adalah sebuah pilihan yang berasal dari hati nurani. Karena, sesungguhnya berpartai itu tidak lain untuk menyejahterakan masyarakat.

"Parpol itu sebagai kendaraan bagaimana berbuat untuk masyarakat. Tidak ada masalah mau di parpol mana saja. Contoh, kita ketahui bersama kader Demokrat masuk ke partai lain, yakni Ketua DPRD Lombok Timur sudah bergabung ke NasDem. Tentu kembali pada pilihan masing-masing, karena pilihan warga negara itu bebas dan kami pun dari PAN menerima dan sangat terima kasih untuk kita bersama-sama membangun partai ini dan daerah ini melalui PAN," ujar Muazzim.

Sebelumnya sejumlah kader partai Demokrat juga telah eksodus terlebih dahulu ke Partai NasDem, bahkan menjadi Caleg. Sejumlah pengurus inti Partai Demokrat NTB, seperti Ketua Dewan Pembina DPC Demokrat Lombok Barat TGH Hasanain Djuaini, Ketua DPC Lombok Timur Syamsul Lutfi dan Ketua Bappilu Demokrat NTB M Nasib Ikroman pindah ke Partai Nasdem. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Demokrat
  2. Partai Amanat Nasional
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Ha ri Ini
  • Cagub ditahan KPK, Wagub Maluku Utara berharap tetap dilantik

  • Keluarga mantan kepala daerah kalah bukti publik tolak politik dinasti

  • Kantor Pa nwaslih Taput dilempar batu & molotov, 17 orang diamankan polisi

Rekomendasi

Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

thumbnail

Posted by On 14.59

Di NTB, Cak Imin Sebarkan Benih Cinta

Di NTB, Cak Imin Sebarkan Benih Cinta Oleh:

Tempo.co

Kamis, 19 Juli 2018 21:41 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar di hadapan sejumlah anggota masyarakat dan  santri pondok pesantren  Praya, Nusa Tenggara Barat.

Wakil Ketua MPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar di hadapan sejumlah anggota masyarakat dan santri pondok pesantren Praya, Nusa Tenggara Barat.

INFO NASIONAL-- Di hadapan sejumlah anggota masyarakat dan santri pondok pesantren Praya, Nusa Tenggara Barat, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Abdul Muhaimin Iskandar mengingatkan, bahwa Indonesia adalah negara yang sangat besar.

“Saat ini, jumlah penduduk Indonesia mencapai 260 juta jiwa. Berbagai suku, budaya, bahasa bahkan agama, ada di Indonesia. Karena itu, agar Indonesia tetap utuh, tidak terkoyak dan terpecah, seluruh bangsa Indonesia harus memiliki rasa cinta antara satu dengan yang lainnya,” ujar Cak Imin saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar kepada para santri dan masyarakat Praya, di Lapangan Bencingah Alun Alun Tastura, Praya, NTB, Kamis, 19 Juli 2018.

"Cinta dibutuhkan di NKRI yang beragam. Cinta dibutuhkan untuk menjaga negara yang besar ini. Karena hanya dengan cinta, kita bisa menyatukan berbagai potensi dan kekuatan yang kita punya," kata Cak Imin menambahkan.

Ikut hadir mendampingi Cak Imin, Ketua Fraksi PKB MPR RI, Jazilul Fawaid dan Anggota Fraksi PKB MPR Faisal Reza. Sosialisasi, itu dilaksanakan berbarengan dengan konser cinta yang menghadirkan group band D'Masiv.

Saat ini, kata Muhaimin, Indonesia memerlukan kekuatan cinta. Ini penting, agar caci maki, saling fitnah dan menyakiti, seperti yang terjadi di media sosial, tidak menjadi kenyataan. Cukup di medsos saja, dan kalau bisa agar segera dihentikan.

"Hentikan saling hujat dan menyakiti, seperti di media sosial, mari sebarkan benih cinta, agar kita bisa hidup rukun dan damai," tuturnya. (*)

Lihat Juga


Terkait
  • Kementerian Desa Wakili Indonesia dalam Forum Internasional

    Kementerian Desa Wakili Indonesia dalam Forum Internasional

    7 jam lalu
  • Dorong Produktivitas, Kementerian Desa Serahkan 330 Ekor Sapi Kepada Transmigran Toli-Toli

    Dorong Produktivitas, Kementerian Desa Serahkan 330 Ekor Sapi Kepada Transmigran Toli-Toli

    8 jam lalu
  • Dirjen PDT: Era Digital, Jadikan Peluang Tingkatkan Perekonomian Daerah Tertinggal

    Dirjen PDT: Era Digital, Jadikan Peluang Tingkatkan Perekonomian Daerah Tertinggal

    8 jam lalu
  • Hunian Ini Punya Sistem Penghalau Si Pembunuh Senyap

    Hunian Ini Punya Sistem Penghalau Si Pembunuh Senyap

    10 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Survei LIPI: Pemilih PAN dan Demokrat Cenderung Pilih Jokowi

    Survei LIPI: Pemilih PAN dan Demokrat Cenderung Pilih Jokowi

    10 jam lalu
  • Survei Lipi: Pemilih Hanura Dukung Prabowo di Pilpres 2019

    Survei Lipi: Pemilih Hanura Dukung Prabowo di Pilpres 2019

    13 jam lalu
  • 7 Menteri Kabinet Jokowi yang Maju Caleg Diminta Fokus Kerja

    7 Menteri Kabinet Jokowi yang Maju Caleg Diminta Fokus Kerja

    16 jam lalu
  • 7 Menteri Jokowi Ini Jadi Caleg untuk Pemilu 2019

    7 Menteri Jokowi Ini Jadi Caleg untuk Pemilu 2019

    18 jam lalu
  • Foto
  • Saksi Suap PLTU Riau-I, Idrus Marham, Diperiksa KPK 11 Jam

    Saksi Suap PLTU Riau-I, Idrus Marham, Diperiksa KPK 11 Jam

    6 jam lalu
  • Kebakaran Hutan d   i OKI Ancam Asian Games 2018

    Kebakaran Hutan di OKI Ancam Asian Games 2018

    7 jam lalu
  • Polisi Aceh Musnahkan 4 Hektare Ladang Ganja

    Polisi Aceh Musnahkan 4 Hektare Ladang Ganja

    7 jam lalu
  • Jemaah dari Berbagai Negara Padati Madinah untuk Ibadah Haji 2018

    Jemaah dari Berbagai Negara Padati Madinah untuk Ibadah Haji 2018

    8 jam lalu
  • Video
  • Bawa Peralatan Dapur, Emak-emak Ini Demo di Istana

    Bawa Peralatan Dapur, Emak-emak Ini Demo di Istana

    1 hari lalu
  • TGB: Isu Sentimen Berlebi   han Mengikis Bangsa

    TGB: Isu Sentimen Berlebihan Mengikis Bangsa

    2 hari lalu
  • TGB: Saya Dukung Jokowi Sejak Lama

    TGB: Saya Dukung Jokowi Sejak Lama

    2 hari lalu
  • Bisik-bisik Ahmad Dhani tentang Cawapres Prabowo

    Bisik-bisik Ahmad Dhani tentang Cawapres Prabowo

    2 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Setelah Prabowo, Giliran Jokowi dan JK Jenguk SBY di RSPAD

  • 2

    Presiden Jokowi Lantik 724 Perwira TNI - Polri

  • 3

    Bertemu Fadli Zon di Georgia, Moeldoko Bahas Politik Terkini

  • 4

    Survei Lipi: Pemilih Hanura Dukung Prabowo di Pilpres 2019

  • 5

    Tak Akan Lagi di Legislatif, Fahri Hamzah: Saya Tetap Akan Ribut

  • Fokus
  • Stabilkan Harga Telur, Kementan Gelar Operasi Pasar di 43 Titik

    Stabilkan Harga Telur, Kementan Gelar Operasi Pasar di 43 Titik

  • Penunjukan Langsung Pengembang PLTU Riau 1 Rawan Penyimpangan

    Penunjukan Langsung Pengembang PLTU Riau 1 Rawan Penyimpangan

  • KPU Kebut Verifikasi Berkas Caleg Setelah Pendaftaran Ditutup

    KPU Kebut Verifikasi Berkas Caleg Setelah Pendaftaran Ditutup

  • Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daerah

    Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daerah

  • Terkini
  • Idrus Marham Jelaskan Hubungannya dengan Eni Saragih dan Kotjo

    Idrus Marham Jelaskan Hubungannya dengan Eni Saragih dan Kotjo

    7 jam lalu
  • Buru 7 Sisa Anak Buah Santoso, Polri Perpanjang Operasi Tinombala

    Buru 7 Sisa Anak Buah Santoso, Polri Perpanjang Operasi Tinombala 7 jam lalu

  • WNI Ditangkap Terkait ISIS, Polri Koordinasi dengan PDRM

    WNI Ditangkap Terkait ISIS, Polri Koordinasi dengan PDRM

    8 jam lalu
  • Survei LIPI: Isu Rindu Soeharto Sudah Tak Laku Lagi di Pemilu

    Survei LIPI: Isu Rindu Soeharto Sudah Tak Laku Lagi di Pemilu

    8 jam lalu
  • 3 WNI Ditangkap di Malaysia, Menlu Upayakan Akses Kekonsuleran

    3 WNI Ditangkap di Malaysia, Menlu Upayakan Akses Kekonsuleran

    9 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Venna Melinda dan Legislator yang Pindah Partai di Pemilu 2019

    Beberapa politikus pindah partai dalam pendaftaran calon legislator untuk Pemilu 2019 yang berakhir pada 17 Juli 2018. Berikut beberapa di antaranya.

    Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

    thumbnail

    Posted by On 14.59

    Putra Rhoma Irama Nyaleg dari PAN dapil NTB II

    Merdeka > Politik Putra Rhoma Irama Nyaleg dari PAN dapil NTB II Jumat, 20 Juli 2018 00:03 Reporter : Eko Prasetya Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

    Merdeka.com - Putra raja dangdut, Rhoma Irama, Fikry Zulfikar Irama atau lebih dikenal dengan Vicky Rhoma maju menjadi bakal calon legislatif untuk DPR RI melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat II Pulau Lombok di Pemilu Legislatif 2019.

    BERITA TERKAIT
    • Gerindra soal pendiri PKS dan Kapitra Caleg PDIP: Kotak pandora sudah terbuka
    • Rizal Ramli jenguk SBY: Kalau kita enggak siap Jokowi menang lagi
    • Ingin perjuangkan buruh migran, eks Ketua YLBHI Nyaleg lewat Hanura

    "Ya, dia (Vicky Rhoma) maju melalui Partai Amanat Nasional (PAN) dari Dapil NTB II Pulau Lombok," kata Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar di Kantor DPW PAN NTB di Mataram, seperti dilansir Antara, Kamis (19/7).

    Ia mengatakan, Vicky Rhoma maju menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) Dapil NTB II Pulau Lombok mendapat nomor urut dua di bawah Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar yang mendapat nomor urut satu untuk bacaleg DPR RI.

    "Vicky maju melalui PAN karena gerbong Partai Idaman meleburkan diri bergabung bersama PAN. Bahkan, ini tidak hanya untuk DPR RI tapi juga di level Bacaleg Provinsi serta kabupaten/kota," ujarnya.

    Menurutnya, dengan bergabungnya Vi cky ke PAN, maka Ayahnya Rhoma Irama juga akan ikut turun mengkampanyekan Vicky dan PAN di NTB.

    "Jadi sesuai kesepakatan, H Rhoma Irama akan turun (kampanye, red) di 37 titik di Indonesia. Tiga kali di antaranya akan datang ke NTB," ucap Muazzim Akbar.

    Ketua DPW PAN dua periode ini, mengatakan meski Vicky Rhoma berada di dapil NTB, tidak mempermasalahkannya karena maju dengan dapil yang sama. Justru dirinya menilai bagus karena suara PAN akan menjadi terangkat di Pemilu 2019.

    Terlebih lagi, dari delapan orang Bacaleg PAN Dapil NTB dua Pulau Lombok bertengger juga nama-nama besar, seperti Dr Hamidi, HL Suprayitno atau Gde Derip mantan Wakil Bupati Lombok Tengah dan tokoh muda NTB H Subuhunnuri.

    "Saya pribadi tidak merasa tersaingi dengan kehadiran Vicky. Justru itu bagus bagi partai. Karena siapapun yang dipilih rakyat akan didukung oleh seluruh kader PAN, dan terpenting itu kita dapat kursi di DPR RI," tegasnya.

    Namun demik ian, tentu semua Bacaleg akan berkompetisi secara sehat. Tidak hanya kepada Vicky, tapi seluruh Bacaleg PAN dari dapil NTB.

    "Karena target kita, baik dapil NTB satu Pulau Sumbawa dan Dapil NTB dua Pulau Lombok masing-masing bisa meraih kursi DPR RI. Masalah siapa yang miliki suara besar itu sudah ada catatannya," tuturnya.

    Sebelum mencalonkan diri sebagai Bacaleg DPR RI, putra H Rhoma Irama dan Veronica ini adalah musikus beraliran rock. Ia membentuk band rock dangdut yang bernama Sonet Rock bersama Ian, Ikas, Iwa, Apung, dan Adit.

    Band ini didirikan pada 2010. Debut lagu mereka adalah membawakan ulang lagu "Bujangan" milik Rhoma Irama dengan bernuansa rock. Bahkan, Vicky pernah mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Bogor pada Pilkada 2018.

    Vicky didapuk menjadi calon wakil bupati mendampingi Gunawan Hasan, bakal calon Bupati Bogor melalui jalur perseorangan. [eko]

    Topik berita Terkait:
    1. Pemilu 2019
    2. Partai Amanat Nasional
    3. Jakarta
    Komentar Pembaca

    Be Smart, Read More

    Indeks Berita Hari Ini
    • Cagub ditahan KPK, Wagub Maluku Utara berharap tetap dilantik

    • Keluarga mantan kepala daerah kalah bukti publik tolak politik dinasti

    • Kantor Panwaslih Taput dilempar batu & molotov, 17 orang diamankan polisi

    Rekomendasi

    Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur

    thumbnail

    Posted by On 18.33

    Malam Nanti Zohri Datang, PASI Minta Penyambutan Sederhana

    Malam Nanti Zohri Datang, PASI Minta Penyambutan Sederhana Reporter:

    Antara

    Editor:

    Yudono Yanuar

    Selasa, 17 Juli 2018 16:23 WIB
    Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Ia mengalahkan dua atlet unggulan dari Amerika Serikat. REUTERS/Lehtikuva

    Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Ia mengalahkan d ua atlet unggulan dari Amerika Serikat. REUTERS/Lehtikuva

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau PB PASI meminta penyambutan juara dunia lari U-20 Lalu Muhammad Zohri di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Selasa malam, 17 Juli 2018, dilakukan singkat dan sederhana.

    Sesuai rencana, Zohri tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, sekitar pukul 23.00 WIB. Penyambutan seremonial bakal dilakukan di terminal 2.

    Baca juga: Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U-20, Apa Rencana PASI Untuknya?

    "Zohri datang malam hari setelah menjalani penerbangan dan transit sekitar 20 jam. Pasti dalam kondisi letih. Dia butuh banyak istirahat karena program latihan akan langsung berjalan," kata Sekjen PB PASI Tigor Tanjung usai pertemuan membahas rencana penyambutan atlet asal Lombok Utara Nusa Tenggara Barat itu di Kantor Kementerian Pe muda dan Olahraga, Jakarta, Senin.

    Menurut dia, usulan yang diajukan disambut positif oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto yang memimpin rapat bersama dengan Kementerian Luar Negeri, Angkasa Pura, Polisi Bandara, serta perwakilan dari Dispora Nusa Tenggara Barat.

    "Usulan kami diakomodasi. Sesmenpora menjamin seremonial penyambutan Zohri tidak lebih dari 30 menit," kata Tigor.

    Tigor menjelaskan setibanya di Indonesia, Zohri akan bergabung dengan atlet lainnya pada pemusatan latihan di Stadion Madya Senayan Jakarta. Hal tersebut dilakukan karena atlet berusia 18 tahun itu membutuhkan adaptasi setelah cukup lama di Finlandia untuk ikut kejuaraan dunia junior.

    "Dia (Zohri) di Finlandia sejak 8 Juni. Waktu yang cukup lama. Makanya kami fokus untuk mengembalikan kondisinya. Asian Games kan sudah dekat," katanya.

    PB PASI, kata Tigor, akan bekerja keras untuk menjaga kondisi Zohri setelah tiba di Tanah Air. Pihaknya tidak ingin program la tihan yang disiapkan bakal terganggu dengan hal-hal yang tidak masuk dalam program.

    Lihat Juga

    Terkait
  • Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia, Ini Kata Dokter Olahraga

    Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia, Ini Kata Dokter Olahraga

    21 jam lalu
  • Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U-20, Apa Rencana PASI Untuknya?

    Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U-20, Apa Rencana PASI Untuknya?

    1 hari lalu
  • Menpora Berharap Lalu Muhammad Zohri Tak Mabuk Pujian

    Menpora Berharap Lalu Muhammad Zohri Tak Mabuk Pujian

    1 hari lalu
  • Bali   k dari Finlandia, Lalu Muhammad Zohri Jangan Mudik ke Lombok

    Balik dari Finlandia, Lalu Muhammad Zohri Jangan Mudik ke Lombok

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Indonesia Raih 1 Perak dan 4 Perunggu di Kejuaraan Asia Karate

    Indonesia Raih 1 Perak dan 4 Perunggu di Kejuaraan Asia Karate

    16 jam lalu
  • Indonesia Raih 1 Perak dan 4 Perunggu di Kejuaraan Asia Karate

    Indonesia Raih 1 Perak dan 4 Perunggu di Kejuaraan Asia Karate

    18 jam lalu
  • Lalu Muhammad Zohri Juara D   unia U-20, Apa Rencana PASI Untuknya?

    Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U-20, Apa Rencana PASI Untuknya?

    21 jam lalu
  • Tinju Dunia: Joshua Kontra Povetkin, 22 September di London

    Tinju Dunia: Joshua Kontra Povetkin, 22 September di London

    23 jam lalu
  • Foto
  • Tiba di Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Disambut Imam Nahrawi

    Tiba di Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Disambut Imam Nahrawi

    1 jam lalu
  • Aksi Para Atlet Gulat dalam Festival Gulat Minyak Kirkpinar

    Aksi Para Atlet Gulat dalam Festival Gulat Minyak Kirkpinar

    20 jam lalu
  • Novac Djokovic Berhasil Menangi Gelar Wimbledon Keempatnya

    Novac Djokovic Berhasil Menangi Gelar Wimbledon Keempatnya

    1 hari lalu
  • Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Rossi Finis Kedua

    Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Rossi Finis Kedua

    2 hari lalu
  • Video
  • Dibutuhkan Otot Kaki Luar Biasa: Sepak Bola Rawa

    Dibutuhkan Otot Kaki Luar Biasa: Sepak Bola Rawa

    2 hari lalu
  • Pertarungan Sepak Bola di Luar Stadion Piala Dunia

    Pertarungan Sepak Bola di Luar Stadion Piala Dunia

    3 hari lalu
  • Muhammad Zohri, Juara Atletik, Tinggal di Rumah Gubuk

    Muhammad Zohri, Juara Atletik, Tinggal di Rumah Gubuk

    4 hari lalu
  • Penggemar Messi dan Tabungan Piala Dunianya

    Penggemar Messi dan Tabungan Piala Dunianya

    5 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Inilah Para Pesaing Lalu Muhammad Zohri di Asian Games 2018

  • 2

    Indonesia Raih 1 Perak dan 4 Perunggu di Kejuaraan Karate Asia

  • 3

    Manny Pacquiao Dikabarkan Mengincar Laga Melawan Amir Khan

  • 4

    Samantha Edithso, Gadis Belia Asal Bandung Juara Dunia Catur U-10

  • 5

    Malam Nanti Zohri Datang, PASI Minta Penyambutan Sederhana

  • Fokus
  • KPU Kebut Verifikasi Berkas Caleg Setelah Pendaftaran Ditutup

    KPU Kebut Verifikasi Berkas Caleg Setelah Pendaftaran Ditutup

  • Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daerah

    Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daerah

  • Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

    Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

  • DKI Kebut Bereskan Trotoar    Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

  • Terkini
  • Lalu Muhammad Zohri Dapat Bonus Emas 1 Kilogram dari Pegadaian

    Lalu Muhammad Zohri Dapat Bonus Emas 1 Kilogram dari Pegadaian

    1 jam lalu
  • Lalu Muhammad Zohri Berkisah Detik-detik Jadi Juara Dunia U-20

    Lalu Muhammad Zohri Berkisah Detik-detik Jadi Juara Dunia U-20

    1 jam lalu
  • Diminati Jadi Lawan Manny Pacquiao, Begini Tanggapan Amir Khan

    Diminati Jadi Lawan Manny Pacquiao, Begini Tanggapan Amir Khan

    2 jam lalu
  • Ditanya Renovasi Rumah, Tangis Lalu Muhammad Zohri pun Pecah

    Ditanya Renovasi Rumah, Tangis Lalu Muhammad Zohri pun Pecah

    2 jam lalu
  • Begini Suasana Penyambutan Lalu Muhammad Zohri di Bandara

    Begini Suasana Penyambutan Lalu Muhammad Zohri di Bandara

    3 jam lalu
  • B   alap Mobil: Gagal di ISSOM Seri 3, Alvin Bahar Belum Menyerah

    Balap Mobil: Gagal di ISSOM Seri 3, Alvin Bahar Belum Menyerah

    8 jam lalu
  • Petenis Kembar Indonesia, Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina

    Petenis Kembar Indonesia, Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina

    12 jam lalu
  • Turnamen Tenis Meja Universitas Terbuka - Tempo Digelar Pekan Ini

    Turnamen Tenis Meja Universitas Terbuka - Tempo Digelar Pekan Ini

    12 jam lalu
  • Indon   esia Targetkan Juara Umum di ASEAN School Games 2018

    Indonesia Targetkan Juara Umum di ASEAN School Games 2018

    13 jam lalu
  • Bola Basket: Liga Mahasiswa Yogya-Jateng Diikuti 23 Tim

    Bola Basket: Liga Mahasiswa Yogya-Jateng Diikuti 23 Tim

    13 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Potensi Macet Arus Pulang Pergi Atlet Asian Games 2018

    Atlet Asian Games 2018 diharapkan dapat mencapai lokasi dari Wisma Atlet dalam waktu paling lama 30 menit. Inilah rute-rute yang akan mereka lalui.

    Sumber: Berita Nusa Tenggara Timur