www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 15.59

Cerita Warga Desa di NTT yang Belum Tersentuh Listrik

Liputan6.com, Kupang- Hingga saat ini, masih banyak desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum tersentuh listrik, di antaranya, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Desa Kotolin, Kecamatan Kotolin Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Desa Sabun, Desa Nano, Desa dan Desa Leunmeni Kecamatan Boking Kabupaten TTS.

Selain listrik, warga juga mengeluhkan infrastruktur jalan dan kesulitan air bersih. Untuk menempuh desa-desa ini dibutuhkan belasan jam dengan melintasi jalan yang rusak parah. Bahkan, di malam hari para penduduk harus merelakan tidur dan beraktifitas dalam keadaan gelap gulita.

  • Sekolah Terapung Pertama di Sikka Segera Dibangun
  • Temuan Pemkab Kupang Bikin Siswa SMPN 3 Kupang Bersekolah Lagi
  • Anak-Anak di Perbatasan NTT: Kembalikan Sekolah Kami

Kepala Desa Pantulan, Buce FC Pah mengatakan sudah puluhan tahun desanya tidak tersent uh listrik. Untuk menerangi rumah, warga memanfaatkan lampu minyak. Selain listrik, kata Buce, warganya juga sejak dahulu kesulitan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga memanfaatkan sumur gali secara swadaya.

"Untuk listrik kami baru beberapa bulan dapat sumbangan PLTS dari dinas Transmigrasi Kabupaten Kupang namun hanya beberapa rumah saja, itupun suram sehingga anak-anak kalau belajar lebih memilih pakai lampu pelita," ujar Buce kepada Liputan6.com, Sabtu (21/4/2018).

Dia mengatakan, pada 2016 silam, Kementerian Desa Tertinggal telah melakukan survey terkait listrik, namun hingga kini belum ada kejelasan. "Mereka sudah survey dan pengukuran dari desa Poto ke desa Pantulan, ada 318 tiang katanya tahun 2017 sudah terpasang tetapi sampai sekarang belum dipasang," kata Buce.

1 dari 2 halaman

Berharap Program Presiden Jokowi

Desa tanpa listrik
Anak-anak di Kabupaten Timor Tengah Selatan jalan jauh mengambil air sumur (Liputan6.com/Ola Keda)

Menurut Buce, Desa Pantulan memiliki potensi luar biasa di bidang pertanian dan peternakan, namun warga kesulitan air bersih hingga sering mengalami gagal panen. Warganya juga kesulitan memasarkan hasil pertanian dan peternakan karena infrastruktur jalan yang tidak mendukung.

"Kami sangat berharap agar Pak Jokowi segera laksanakan program indonesia terang agar desa kami juga bisa terang seperti desa lain," imbuh Buce.

Sementara itu, BPD Desa Nano, Kecamatan Boking, Yeiskiel Kial Finmeta juga mengeluhkan hal yang sama. Menurut dia, puluhan tahun warga desanya merindukan listrik, air bersih dan jalan, namun hingga kini tak pernah terwukud.

Dia meminta Presiden Joko Widodo agar bisa mendatangi desanya dan melihat sendiri kondisi masyarakat. "Saya berharap pak Jokowi bisa membaca b erita ini dan kalau bisa datang ke desa kami," kata Yeiskiel.

Video gedung sekolah roboh

Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 15.59

Indonesia Timur Masih Jadi Daerah Tertinggi Endemis Malaria

Indonesia Timur Masih Jadi Daerah Tertinggi Endemis Malariawebmd.com

Jakarta, IDN Times - Penyakit malaria masih menjadi masalah kesehatan serius, baik di tingkat nasional hingga global. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan Indonesia terbebas dari malaria pada 2030.

1. Sebanyak 10,7 juta penduduk tinggal di daerah endemis malaria

Indonesia Timur Masih Jadi Daerah Tertinggi Endemis Malariajia-xiang.biz

Sampai akhir 2017, 266 kabupaten/kota di Indonesia atau 50 persen telah mencapai eliminasi malaria, atau setara 188 juta penduduk. Sebanyak 72 persen penduduk Indonesia sudah tinggal di dae rah bebas malaria. Artinya, masih ada 10,7 juta penduduk yang tinggal di daerah endemis menengah dan tinggi malaria.

"Indonesia sudah on the track dalam upaya mengeliminasi malaria, sudah setengah jalan. Diperlukan komitmen dan upaya lebih kuat untuk mencapai target 2030, karena yang tersisa cukup berat," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotic Kemenkes Jane Soepardi di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (23/4).

Baca juga: Oh, Ternyata Ini Alasan Ilmiahnya Kenapa Kamu Digigit Nyamuk

2. Daerah timur jadi terdampak malaria tertinggi

EDITORS' PICKS

  1. Menag Lukman Hakim Minta Rumah Ibadah Tak Digunakan Jadi Alat Kampanye
  2. Aher Usulkan Gaji Kepala Daerah Naik agar Tak Korupsi, Apa Respons Mendagri?
Indonesia Timur Masih Jadi Daerah Tertinggi Endemis Malariamisionesonline.net

Jane menjelaskan, pada 2017 jumlah kasus malaria mencapai 261.000 kasus dan 90 persen berasal dari Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu menunjukkan beban terbesar malaria saat ini adalah kawasan timur Indonesia.

3. Pemerintah menargetkan Indonesia bebas malaria 2030

Indonesia Timur Masih Jadi Daerah Tertinggi Endemis Malariawebmd.com

Jane menjelaskan, upaya untuk membebaskan malaria pada 2030 antara lain penyediaan alat diagnosis dan obat malaria, pemberian dan kampanye penggunaan kelambu anti nyamuk secara massal di daerah endemis tinggi, pengendalian vektor, screening malaria pada ibu hamil, dan lain-lain.

"Karena faktor yang memengaruhi kejadian malaria cukup kompleks, diperlukan kontribusi semua sektor terkait, termasuk masyarakat dan swasta, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kemendes, dan Kementerian Pariwisata," kata Jane.

Baca juga: 7 Mitos Menangkal Nyamuk Ini Jangan Kamu Percayai Lagi

Read More RochmanudinEditorRochmanudinLine IDN TimesSumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 03.05

Sampah di Pulau Komodo Jadi Perhatian Dunia

Kupang - Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyoroti masalah sampah di Taman Nasional (TN) Komodo. Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur (NTT) Abed Frans.

"Selama ini wisatawan asing memang paling mengeluh soal sampah di Komodo, masalahnya sekarang belum teratasi juga sehingga lembaga internasional UNESCO pun sudah mulai menyoroti," kata Abed Frans kepada Solopos.com di Kupang, Senin (23/4/2018).

  • Gerak Sigap Anak Tukul Arwana Antisipasi Jembatan Ambruk di Probolinggo
  • Balada Bonita, Harimau yang Terusir dari Rumahnya
  • Viral Ustaz Kaget Saat Kereta Lewat di Tengah Ceramah

Ia menjelaskan para wisatawan mengutarakan peng alaman mereka menyelam di perairan TN Komodo pada tahun-tahun sebelumnya mendapati pemandangan yang berbeda dengan kondisi saat ini.

"Kasihan wisatawan yang spesialis menyelam dan berselancar, bukannya pemandangan bawah laut indah yang mereka dapati tapi malah sampah dan dampak kerusakan ekosistem yang dijumpai," katanya.

Baca berita menarik lainnya dari Solopos.com di sini.

1 dari 2 halaman

Bukan Masalah Sepele

Pulau Rinca
Pulau Rinca memiliki luas lahan sekitar 25 ribu hektar dan menjadi habitat bagi ribuan komodo.

Abed khawatir jika persoalan ini tidak ditangani lebih serius pemerintah daerah maupun otoritas terkait, maka kerusakan lingkungan laut di kawasan wisata yang terkenal sebagai habitat satwa purba komodo (Varanus komodoensis) akan mencapai titik kritis.

"Karena ini bukan la gi persoalan sepele mengingat dunia pun sudah menyoroti, jika tidak diatasi maka dampak selanjutnya wisatawan akan berpindah ke lokasi selam atau berselancar lainnya," katanya.

Ia memastikan Asita sebagai bagian dari pelaku wisata siap membantu otoritas terkait untuk penanganan masalah sampah di TNK.

"Melalui perwakilan kami di Manggarai Barat bersama himpunan pramuwisata setempat siap membantu penanganan sampah ini," katanya.

Simak video pilihan berikut ini:

Pulau Komodo

Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 03.05

Kehadiran investor garam harus berdampak ekonomi

Kupang (AntaraNews NTT) - Pengamat ekonomi Dr James Adam menilai kehadiran investor garam di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, harus memberikan dampak pada ekonomi di kabupaten tersebut.
"Kehadiran investor pada prinsipnya bagus sebab paling tidak memberikan manfaat baik bagi pemerintah maupun petani garam di daerah itu," katanya kepada Antara di Kupang, Selasa (24/4).
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan banyaknya investor baik asing dan lokal yang mengembangkan investasi garamnya di Kabupaten Kupang dalam beberapa bulan terakhir.
Walaupun memberikan manfaat bagi pemerintah dan petani garam, menurut dia, hal yang harus diantisipasi oleh Pemerintah sebagai penguasa wilayah agar benar-benar kehadiran investor itu memberikan warna baru bagi daerah ini dalam asepek ekonomi.
Menurut James yang juga Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) NTT, kehadiran investor untu k membuka pabrik garam di Kabupaten Kupang bisa saja mengurangi pengganguran di daerah itu, bisa juga tidak sama sekali.
Semuanya itu, katanya lagi, bergantung pada kebijakan investor tersebut. Jika investor itu menggunakan banyak tenaga kerja daerah yang walaupun "no skill" bisa saja berpengaruh positif pada angka pengangguran di daerah ini.
Baca juga: Masyarakat dukung investasi garam Rp1,8 triliun

Usaha garam secara tradisional di Kabupaten Kupang

"Akan tetapi, jika investor menggunakan lebih banyak tenaga profesional dari luar daerah dengan alasan daerah ini tidak ada tenaga tersebut, tentu tidak memberikan dampak positif terhadap tren penganggur," ujarnya.
Terkait dengan apakah NTT dapat menjadi provinsi pemasok garam terbesar di Indonesia, mantan dosen Ekonomi Universitas Kristen Kupang ini mengatakan tidak mungkin kalau lahannya hanya seluas seperti di Bipolo.
Madura, Jawa Timur, misalnya, sudah sekian puluh tahun produksi garam nasional dengan luas yang 1/4 luas kecamatan Kupang Timur, menurut dia, belum juga menjadi daerah pemasok garam nasional hingga saat ini.
"Garam rakyat seperti ini `kan bukan saja ada di Kabupaten Kupang, melainkan juga di beberapa daerah lain. Indonesia saja masih mengimpor dari Australia dan India," tambahnya.
Sementara itu, Direktur PT Garam (Persero) Budi Sasongko beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mengatur langkah agar ladang garam di Desa Bipolo, Kabupaten Kupang dikelola untuk memenuhi industri garam di Indonesia untuk mengurangi impor garam dari luar negeri.
"Garam di Bipolo sangat bisa dikembangkan untuk garam industri. Saat ini sedang di setting untuk memenuhi industri garam di dalam negeri," ujarnya.
Baca juga: Luas lahan garam mencapai 50.000 hektare
Produksi garam di Kabupaten Kupang
Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 10.13

La Bajo Flores Coffee Ikut Sponsori Perayaan Kartini di Florida

Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Arsip Addy S Widjaja Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.

KUPANG, KOMPAS.com - La Bajo Flores Coffee Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), jadi salah satu sponsor perayaan Hari Kartini di Florida, Amerika Serikat.

Perayaan malam Kartini yang berlangsun g di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida.

Dalam kegiatan itu, warga diaspora Indonesia tersebut, disuguhi minuman kopi flores dari La Bajo Flores Coffee Labuan Bajo.

"Kita menyediakan kopi flores sebagai satu-satunya kopi di acara ini," ucap Addy S Widjaja, selaku ketua panitia malam Kartini, ketika dihubungi Kompas.com melalui Whatsapp dari Kupang, NTT, Senin (23/4/2018) pagi.

Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Arsip Addy S Widjaja Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat .Antusias peserta kegiatan untuk menikmati Kopi Flores begitu tinggi. Buktinya kata Addy, satu kilogram kopi Flores yang diperoleh dari sahabatnya Wemmi Sutanto, yang dicampur dalam termos ukuran besar pun ludes.

Baca juga : Cantiknya Menteri Susi dan Staf Garuda Berkebaya di Hari Kartini

Bahkan kata Addy, ada warga yang ingin membeli kopi flores dalam kegiatan itu, namun sayangnya stoknya terbatas.

Dia pun berharap, ke depannya, La Bajo Flores Coffee, bisa mengekspor kopi flores ke Florida.

Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Arsip Addy S Widjaja Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di s eluruh Florida, Amerika Serikat.Sementara itu, lanjut Addy, untuk malam Kartini yang digelar oleh Voice of Indonesians in Florida (VIDA Florida), diisi oleh sejumlah kegiatan, di antaranya pertunjukan beberapa tarian, lomba busana adat, penyerahan sertifikat Indonesia Preservation Awards dan diskusi dengan Kementerian Luar Negeri.

Dalam kegiatan malam Kartini, menurut Addy, ada penjelasan dari Kementerian Luar Negeri mengenai masalah Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN), yang merupakan program baru pemerintah untuk para diaspora.

Selain itu juga, ada vendor-vendor yang jualan makanan Indonesia dan ada Warung Konsuler yang melayani surat-surat/passport dari KJRI, serta informasi untuk Pemilu 2019 yang dibawakan oleh ketua PPLN wilayah kerja Houston.

Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri se   kitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Arsip Addy S Widjaja Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Menurut Addy, Kartu KMILN bisa memberikan beberapa kemudahan untuk WNI diaspora dan Ex-WNI untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kita VIDA berusaha melayani dengan memberikan informasi-informasi yang bisa berguna untuk masyarakat Indonesia di Florida ini," imbuhnya.

Group VIDA, kata Addy, berusaha untuk melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia untuk anak-anak yang lahir di Amerika Serikat dan juga untuk para warga Amerika.

"Kita berharap, mereka mengenal lebih dekat budaya Indonesia, yang ujungnya mereka mau berkunjung ke Indonesia,"kata Addy.

Perayaan malam Kartini ya   ng berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Arsip Addy S Widjaja Perayaan malam Kartini yang berlangsung di Lake Eva Event Center, Sabtu (21/4/2018) waktu setempat, dihadiri sekitar 200 orang masyarakat Indonesia di seluruh Florida, Amerika Serikat.Sementara itu pemilik La Bajo Flores Coffee, Wemmi Sutanto mengaku senang dan bangga, kopi flores bisa diperkenalkan di Florida.

"Saya merasa senang, Kopi La Bajo bisa dinikmati dan dihargai oleh saudara-saudara kita yang tinggal di Florida USA," kata Wemmi.

"Saya berterima kasih pada Pak Addy Wijaya selaku ketua panitia Kartini Night yang telah ikut membantu memperkenalkan kopi La Bajo di sana," sambungnya.

Wemmi mengaku, Addy Wijaya adalah temannya waktu SMA yang rumahnya berdekatan.

Menurut Wemmi, sudah ada permintaan kopi La Bajo dari beberapa warga yang tinggal di Florida.

" Rencana tahun ini, saya akan kirim kopi La Bajo ke Florida. Itu pun nanti setelah selesai urus dokumen-dokumen yang diperlukan," tutupnya.


Berita Terkait

Catat! Ini Promo Diskon Hari Kartini untuk Kuliner

Anda Bernama Kartini? Sarapan Sepuasnya Gratis di Hotel Ini

Jangan Ketinggalan, Ada Kopi Gratis untuk Perempuan pada Hari Kartini

Kartini Flight dari Garuda Indonesia, Apa Bedanya?

Terkini Lainnya

Kacang Ijo Move On, Camilan buat Anak Muda di Yogyakarta

Kacang Ijo Move On, Camilan buat Anak Muda di Yogyakarta

Food Story 23/04/2018, 22:00 WIB Awal April, Kunjungan Wisman ke Tanah Lot Tembus 70.000 Orang

Awal April, Kunjungan Wisman ke Tanah Lot Tembus 70.000 Orang

News 23/04/2018, 21:00 WIB Pudak Mini, Variasi Baru Kuliner dari Gresik

Pudak Mini, Variasi Baru Kuliner dari Gresik

Food Story 23/04/2018, 20:00 WIB Destinasi Wisata Ini Bikin Tara Basro Jatuh Cinta...

Destinasi Wisata Ini Bikin Tara Basro Jatuh Cinta...

Hotel Story 23/04/2018, 19:00 WIB Tiba di Everest Basecamp, Tim Wissemu Latihan Teknik Pendakian

Tiba di Everest Basecamp, Tim Wissemu Latihan Teknik Pendakian

News 23/04/2018, 17:20 WIB 4 'Spot' Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

4 "Spot" Terbaik Melihat Matahari Terbit di Bromo

Travel Story 23/04/2018, 16:35 WIB Bertemu Pramoedya Ananta Toer Lewat Pameran Catatan dan Arsip

Bertemu Pramoedya Ananta Toer Lewat Pameran Catatan dan Arsip

Travel Story 23/04/2018, 15:25 WIB Batik Air, Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Batik Air, Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

News 23/04/2018, 14:30 WIB La Bajo Flores Coffee Ikut Sponsori Perayaan Kartini di Florida

La Bajo Flores Coffee Ikut Sponsori Perayaan Kartini di Florida

News 23/04/2018, 13:05 WIB Demi Keselamatan, Selalu Perhatikan Ini sebelum Pesawat Lepas Landas

Demi Keselamatan, Selalu Perhatikan Ini sebelum Pesawat Lepas Landas

News 23/04/2018, 11:09 WIB Salah Pakai Masker Oksigen di Kecelakaan Southwest Airlines, Kok Bisa?

Salah Pakai Masker Oksigen di Kecelakaan Southwest Airlines, Kok Bisa?

News 23/04/2018, 10:24 WIB Dalam Remang Menangis karena Gudeg Mercon...

Dalam Remang Menangis karena Gudeg Mercon...

Food Story 23/04/2018, 09:42 WIB Black Thunder, Wafer Cokelat yang Wajib Dicoba di Jepang

Black Thunder, Wafer Cokelat yang Wajib Dicoba di Jepang

Jepang Terkini 23/04/2018, 09:08 WIB Dari Desa ke Desa Berburu Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Dari Desa ke Desa Berburu Matahari Terbit di Sisi Gunung Bromo

Travel Story 23/04/2018, 08:16 WIB Malaysia Segera Buka Resor Mewah dan Water Park Terbesar di Dunia

Malaysia Segera Buka Resor Mewah dan Water Park Terbesar di Dunia

News 23/04/2018, 07:31 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 10.13

Chitose Internasional (CINT) Bidik Pasar Indonesia Timur

  • 2018 23 Apr Money & Currency | 1 hour ago

    Setelah Asia dan Eropa, Giliran Mata Uang Amerika Latin yang Terpuruk

    Tidak hanya mata uang di pasar Asia dan Uni Eropa yang terkena imbas dari kenaikan suku bunga Treasury yang mendekati 3%, seluruh mata uang di kawasan Amerika Latin mencatat…
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 2 hours ago

    Kuartal I/2018, Pendapatan Astra Agro (AALI) Rp4,45 Triliun

    Emiten perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mengantongi pendapatan senilai Rp4,45 triliun pada kuartal I2018, turun 0,98% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp4,49…
  • 2018 23 Apr Rekomendasi & Prediksi | 2 hours ago

    Inilah Saham Mid Cap Pilihan Binaartha Sekuritas

    Saham-saham emiten berkapitalisasi pasar menengah berpotensi melanjutkan peningkatan pada 2018. Apa saja pilihannya?
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 2 hours ago

    Star Energy Siap Terbitkan Global Bond US$580 Juta

    Lembaga pemeringkat internasional Moody's Investors Service memberikan rating Ba3 dengan prospek stabil terhadap surat utang Star Energy Gerothermal (Wayang Windu) sebesar…
  • 2018 23 Apr Komoditas | 2 hours ago

    Harga Nikel Turun, Kekhawatiran Pelehaman Kontrak Logam Sirna

    Harga nikel hampir kembali naik setelah lonjakan pada pekan lalu yang disebabkan oleh perpanjangan sanksi AS terhadap produsen logam Rusia.
  • 2018 23 Apr Komoditas | 2 hours ago

    Ledakan Pipa Libya Tekan Pasokan Minyak Afrika Utara

    Serangan ke saluran pipa pasokan minyak Libya telah mengurangi produksi Afrika Utara hingga hampir 80.000 barel per hari (bpd) dan membutuhkan waktu berhari-hari untuk diperbaiki
  • 2018 23 Apr Money & Currency | 2 hours ago

    Pelemahan Rupiah Bakal Berlanjut Jika Sentimen Terus Negatif

    Ekonom memproyeksi pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini jika sentimen terus negatif.
  • 2018 23 Apr Ko moditas | 2 hours ago

    AS Tambah Produksi, Harga Minyak Setop di Bawah US$69

    Harga minyak tertancap pada posisi di bawah US$69 sebagai pertanda pengeboran minyak serpih Amerika Serikat yang semakin bertambah dan membuat pasar khawatir harapan naiknya…
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 2 hours ago

    LPCK Raih Pendapatan Rp1,50 Triliun Tahun Lalu

    PT Lippo Cikarang Tbk. mengungkapkan bahwa meskipun terdapat pelemahan makro ekonomi dan nilai tukar rupiah, perseroan berhasil membukukan pendapatan (audited) Rp1,50 triliun…
  • 2018 23 Apr Komoditas | 2 hours ago

    Pasokan Minyak Sawit Indonesia Terendah Dalam 4 Bulan

    Pasokan minyak sawit Indonesia jatuh ke level terendah selama empat bulan pada Februari setelah produksi dari pertanian sawit terbesar dunia berkurang selama tiga bulan.
  • 2018 23 Apr Money & Currency | 2 hours ago

    Rupiah Sentuh 13.975 per Dolar AS, Faktor Eksternal Jadi Pemicu

    Rupiah kembali melemah di hadapan dolar AS pada Senin (23/4/2018) dengan penurunan 82 poin atau 0,59% di Rp13.975 per dolar AS pada sesi penutupan. Nilai tersebut terpaut…
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 3 hours ago

    PTPP Mulai Tawarkan RDPT Surat Berharga Perpetual

    Instrumen reksa dana penyertaan terbatas berbasis surat utang berharga PT PP (Persero) Tbk. telah memasuki tahap penawaran awal.
  • 2018 23 Apr Korporasi & Em iten | 3 hours ago

    Trisula Textile (BELL) Garap Busana Muslim

    Emiten tekstil, PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) bakal mengembangkan bisnis busana muslim yang memiliki bahan nyaman dan trendi.
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 3 hours ago

    Tambah 250 Gerai, Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp350 Miliar

    Emiten distribusi ponsel dan gawai, PT Erajaya Swasembada Tbk. kian agresif melakukan espansi sepanjang tahun ini. Selain aan menambah 250 outlet di dalam negeri, perseroan…
  • 2018 23 Apr Bursa & Indeks | 3 hours ago

    Saham Cahayasakti Investindo Sukses Auto Reject

    Harga saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. mengalami penurunan tertajam pada perdagangan hari ini, Senin (23/4/2018 ).
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 4 hours ago

    Modal Kerja, Mayora Indah (MYOR) Emisi Obligasi Rp500 Miliar

    Emiten makanan dan minuman, PT Mayora Indah Tbk. menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap III 2018 Mayora Indah senilai Rp500 miliar untuk memenuhi kebutuhan modal kerja…
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 4 hours ago

    EMITEN TEKSTIL: Trisula Textile (BELL) Belanja Mesin Rp17 Miliar

    Emiten tekstil, PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp17 miliar untuk penambahan mesin baru.
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 4 hours ago

    Kuartal I/ 2018: Trisula Textile (BELL) Bukukan Pendapatan Rp60 Miliar

    Emiten tekstil, PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) membukukan pendapatan senilai Rp60,25 miliar pada kuartal I/2018.
  • 2018 23 Apr Korporasi & Emiten | 4 hours ago

    DIVIDEN 2017: Erajaya Swasembada (ERAA) Bagikan Rp38 per Saham

    Emiten distribusi perangkat telekomunikasi dan gawai, PT Erajaya Swasembada Tbk. membagikan dividen sebesar total Rp110 miliar untuk tahun buku 2017. Nilai tersebut merupakan…
Sumber: Google News | Berita 24 NTT