www.AlvinAdam.com


Berita 24 Nusa Tenggara Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan

Posted by On 05.25

Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan

Pemerintah terus mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan guna mencapai pemerataan energi di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agoe Triboesono dan Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka saat diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kominfo, Kamis (30/11/2017)KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Pemerintah terus mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan guna mencapai pemerataan energi di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agoe Triboesono dan Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka saat diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kominfo, Kamis (30/11/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan terus mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan guna melayani seluruh rakyat Indonesia.

Pemerintah memiliki program untuk terus mengembangkan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

“Karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses terhadap listrik,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agoes Triboesono dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 bertema “Pelayanan Ketenagalistrikan Indonesia” di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kamis (31/11/2017).

Sejumlah program tengah dikerjakan pemerintah untuk meningkatkan akses listrik untuk masyarakat, khususnya di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Salah satunya, adalah program listrik 35.000 Megawatt.

Baca: Di Kepri, PLN Targetkan Ada Listrik di Semua Desa di 5 Kabupaten Sebelum 20 19

“Program itu hanya untuk pembangkitnya saja. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan infrastruktur untuk distribusi listrik seperti saluran transmisi, gardu induk, saluran distribusi. Jadi bukan membangun pembangkitnya saja,” ujarnya.

Rasio elektrifikasi secara nasional di Tanah Air mencapai 93.08 persen. Namun, memang tidak semua desa dan rumah tangga teraliri listrik. Dua provinsi di daerah 3T yang belum teraliri listrik dengan baik yaitu Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Rasio elektrifikasi di Papua dan NTT masih di bawah 60 persen. Selain daerah 3T, sejumlah wilayah di Pulau Jawa juga belum semuanya teraliri listrik.

Pemerintah terus membangun infrastruktur ketenagalistrikan guna mencapai pemerataan energi. Hal itu disampaikan Sekretaris Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM saat diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kominfo, Kami   s (30/11/2017).KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Pemerintah terus membangun infrastruktur ketenagalistrikan guna mencapai pemerataan energi. Hal itu disampaikan Sekretaris Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM saat diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kominfo, Kamis (30/11/2017).

Pemerintah, kata dia, fokus membangun infrastruktur agar daerah 3T bisa segera teraliri listrik. “Dengan adanya program yang lebih mengarah ke timur Indonesia, diharapkan infrastruktur ketenagalistrikan dapat meningkatkan akses ketenagalistrikan di wilayah-wilayah tertinggal,” katanya.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan, saat ini jaringan listrik Jawa-Bali dan Sumatera sudah interkoneksi. Maka, pengadaan listrik di suatu daerah di Sumatera sudah bisa dipenuhi dari daerah lainnya.

Menurut dia, Riau merupakan salah satu daerah yang sulit untuk dibangun pembangkit listrik karena tanahnya gambut. Pematangan tanah gambut membutuhkan biaya yang cukup besar. Ole h karena itu, PLN memilih untuk membangun tower transmisi dan jaringan listrik di wilayah itu.

Ia mengakui harga produksi listrik (HPL) di Indonesia bagian timur mencapai Rp 2.500 hingga Rp4.000/KWh. Tingginya biaya produksi disebabkan ongkos logistik ke wilayah Papua dan NTT masih tinggi.

Baca: Jonan: Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya Ada di Presiden


Sementara, pemerintah memberlakukan listrik satu harga. Pada Juli 2015, harga listrik Rp1.548/KWh dan menurun pada Januari 2017 menjadi Rp1.467/KWh. Harga itu bertahan hingga saat ini.

PLN menerapkan subsidi silang bagi konsumen yang memang masuk kategori layak subsisi sebesar Rp36,1 triliun untuk 42 juta pelanggan. Adapun, konsumen rumah tangga yang disubsidi mendapat akses listrik 450 VA dan 900 VA.

Dengan peningkatan kemudahan mendapatkan akses listrik yang terus meningkat, peringkat Indonesia Ease of Doing Business dari World Bank meningkat terus. Pad a 2015, Indonesia berada pada peringkat 78 dari 190 negara. Sedangkan, pada 2016 dan 2017 meningkat menjadi 61 dan 49. Peringkat itu terus meningkat menjadi 38 dari 190 negara pada 2018.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Keterbukaan Informasi untuk Indonesia

Berita Terkait

Jonan: Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya Ada di Presiden

Dirut PLN: Penyederhanaan Listrik Belum Final

Penyederhanaan Golongan, PLN Sebut Penambahan Daya Listrik Tak Wajib

Terkini Lainnya

Kemenperin Umumkan Kelulusan CPNS Tahun 2017

Kemenperin Umumkan Kelulusan CPNS Tahun 2017

Rilis 30/11/2017, 20:09 WIB Perluas Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas

Perluas Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas

Rilis 30/11/2017, 19:58 WIB Sri Mulyani La   ntik Robert Pakpahan Jadi Dirjen Pajak

Sri Mulyani Lantik Robert Pakpahan Jadi Dirjen Pajak

Makro 30/11/2017, 19:43 WIB Tips Atur Keuangan untuk Freelancer

Tips Atur Keuangan untuk Freelancer

Inspirasi 30/11/2017, 19:30 WIB Korban Investasi Bodong Kerap Terjadi pada Orang yang Melek Internet

Korban Investasi Bodong Kerap Terjadi pada Orang yang Melek Internet

Keuangan 30/11/2017, 19:09 WIB 6 Aplikasi Transportasi Umum di Jakarta yang Wajib Anda Download

6 Aplikasi Transportasi Umum di Jakarta yang Wajib Anda Download

Makro 30/11/2017, 19:00 WIB Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum Membeli Emas Secara Online

Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum Membeli Emas Secara Online

Inspirasi 30/11/2017, 18:46 WIB Kementerian Keuangan Optimistis Target PNBP 2017 Tercapai

Kementerian Keuangan Optimistis Target PNBP 2017 Tercapai

Rilis 30/11/2017, 18:40 WIB Kerugian akibat Investasi Ilegal Capai Rp 105,81 Triliun

Kerugian akibat Investasi Ilegal Capai Rp 105,81 Triliun

Keuangan 30/11/2017, 18: 38 WIB Hingga September, Pendapatan Premi Asuransi Umum Capai Rp 44,2 Triliun

Hingga September, Pendapatan Premi Asuransi Umum Capai Rp 44,2 Triliun

Keuangan 30/11/2017, 18:09 WIB Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan

Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Ketenagalistrikan

Bisnis 30/11/2017, 18:03 WIB Bandara Lombok Ditutup, 23 Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan

Bandara Lombok Ditutup, 23 Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan

Bisnis 30/11/2017, 17:13 WIB Malam Ini Sri Mulyani Lantik Dirjen Pajak Baru?

Malam Ini Sri Mulyani Lantik Dirjen Pajak Baru?

Makro 30/11/2017, 17:02 WIB Ini Perkembangan Proses Akuisisi Saham Freeport

Ini Perkembangan Proses Akuisisi Saham Freeport

Makro 30/11/2017, 16:36 WIB Hati-hati, Ada Modus Investasi Ilegal Perdagangan Bitcoin

Hati-hati, Ada Modus Investasi Ilegal Perdagangan Bitcoin

Keuangan 30/11/2017, 16:07 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 NTT

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »