www.AlvinAdam.com


Berita 24 Nusa Tenggara Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 07.11

Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran, Kementerian ...

Liputan6.com, Jakarta Untuk meningkatkan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan menjalin kerjasama dengan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Sebuah komitmen kerjasama untuk melindungi pekerja migran, khususnya terkait pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kami sangat mengapresisasi aktivitas IOM Indonesia terkait perlindungan pekerja migran. Saat ini isu migrasi telah menjadi perhatian dunia dan mulai diangkat secara serius dalam pertemuan para pemimpin dunia,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri usai menyaksikan penandatangan kerjasama di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin, 19 Februari 2018.

  • Bertemu PM India, Jokowi Bahas Bea Masuk CPO Hingga Kemaritiman
  • RI Bantu Sri Lanka Bangun Infrastruktur
  • RI - Sri Lanka Peringati 66 Tahun Hubungan Diplomatik Dua Negara

Nota kerjasama ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Maruli A. Hasoloan dan Kepala Perwakilan IOM Indonesia, Mark Getchell. Turut menyaksikan adalah Direktur Jenderal IOM, Besar William Lacy Swing.

IOM adalah organisasi internasional bidang pekerja migran yang menginduk pada PBB.. Di Indonesia, organisasi ini fokus pada penangan isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (human trafficking), khususnya di enam kabupaten di Nusa Tenggara Timur, yakni Belu, Sika, Manggarai, Ende, Kupang dan Timor Tengan Utara. Sejak 2005, IOM Indonesia telah membantu lebih dari 8.900 korban TPPO dengan berbagai macam bentuk bantuan seperti shelter, bantuan hukum, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

Pada tahap awal, kerjasama ini kedua belah pihak belum akan membuat program baru secara spesifik. Namun akan mengkolaborasikan program Desa Migran Produktif (Desmigratif) yang telah digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan dengan program yang telah digagas IOM di Nusa Tenggara Timur. Tidak menutup kemungkinan, ke depan, kedua belah pihak akan merancang program yang lebih luas terkait isu pekerja migran. Baik di Nusa Tenggara Timur maupun di daerah kantong pekerja migran lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menter Hanif mengatakan, saat ini pemerintah melakukan pendekatan baru dalam penanganan isu migrasi, yakni melalui Desmigratif. Sebuah program perlindungan untuk pekerja migran langsung di desa kantong pekerja migran.

Program yang melibatkan beberapa kementerian, lembaga dan swasta ini memiliki empat pilar, yakni pilar layanan imigrasi bagi calon pekerja migran, usaha produktif bagi keluarga pekerja migran dengan memanfaatkan hasil remitansi, community parenting bagi keluarga pekerja migran dengan mendirikan rumah pintar bagi anak pekerja migran, serta menggagas pendirian koperasi. Selain itu, pemerintah juga terus berkomitmen meningkatkan kompetensi para pekerja migran Indonesia melalui Ba lai Latihan Kerja. Melalui kerjasama tersebut, IOM terus mendukung Indonesia dalam berbagai kegiatan terkait isu migrasi. Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal William Lacy Swing mengemukakan, IOM memiliki banyak pengalaman bermitra dengan pemerintah untuk memaksimalkan manfaat positif dari program migrasi tenaga kerja. Dia juga mengapresiasi program Desmigratif yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan RI yang memadukan upaya perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

“Khusus pilar community parenting. Ini merupakan hal unik yang belum dilakukan oleh negara lain,” kata Swing.

(*)

Sumber: Google News | Berita 24 NTT

no image

Posted by On 07.11

KONI: Atlet NTT tak ikut Asian Games

Kupang (AntaraNews NTT) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Nusa Tenggara Timur Andre Koreh mengatakan tak ada satupun atlet dari provinsi berbasis kepulauan itu yang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Asian Games 2018.
"Tidak ada atlet dari NTT yang terpilih mewakili Indonesia dalam Asian Games 2018 nanti di Jakarta pada Agustus mendatang," katanya kepada Antara di Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan bagaimana kesiapan atlet NTT yang bakal diandalkan Indonesia untuk ikut serta dalam Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang.
Ia mengatakan bahwa dirinya juga tidak mengetahui secara pasti apakah dari NTT ada perwakilan atau tidak sebab tidak ada pembicaraan yang dilakukan selama ini bersama para pengurus KONI.
"Yang saya tahu tidak ada yang berasal dari NTT. Bahkan, olahraga kempo yang sering menyumbangkan emas dalam setiap event o lahraga pun tidak diikutsertakan dalam ajang Asian Games 2018," katanya.
Sementara itu Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebut peluang medali emas bagi kontingen Indonesia dalam Asian Games berada pada 19 nomor pertandingan dari 40 cabang olahraga yang akan digelar dalam ajang Asian Games pada Agustus 2018.
"Peluang medali emas menurut versi kami hingga Januari ini ada pada 18-19 nomor pertandingan. Tapi, kami akan terus memantau perkembangan setiap tiga bulan sekali hingga Juli mendatang," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana.
Peluang medali emas Indonesia versi cabang-cabang olahraga itu ada 50 nomor pertandingan, sedangkan KONI menghitung berdasarkan cabang olahraga, yaitu 16 cabang.
Kemenpora mencatat daftar atlet yang masuk program pemusatan pelatihan nasional 2018 mencapai 760 orang. Jika dihitung total bersama pelatih dan pendukung, kontingen Indonesia mencapai lebih dari 1.250 orang.
Andre Koreh juga menyatakan kehe ranannya jika cabang Kempo yang menjadi dominasi NTT dalam setiap event olahraga di Tanah Air, justru tidak ada seorang atlet pun dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 07.11

Adelina, TKI asal NTT Tewas di Malaysia karena Dibiarkan ...

Adelina, TKI asal NTT Tewas di Malaysia karena Dibiarkan Kelaparan dan Tidur bersama Anjing

sebelum Adelina meninggal, majikannya tak memberinya makan dan disuruh tidur bersama seekor anjing.

Adelina, TKI asal NTT Tewas di Malaysia karena Dibiarkan Kelaparan dan Tidur bersama AnjingSteven Sim/The Malay OnlineAdelina Lisao tidur di beranda rumah di Taman Kota Permai, Penang, Malaysia, ketika ditemukan Sabtu (10/2/2018). TKI asal Nusa Tenggara Timur itu ditemukan dengan berbagai luka di wajah dan kepala. Perempuan 21 tahun itu meninggal dunia sehari berselang (11/2/2018).(Steven Sim/The Malay Online)

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Adelina Sau, Tenaga Kerja Indonesia ( TKI), asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, mengalami penyiksaan fisik dan non fisik oleh majikannya di Malaysia.

Perwakilan Kementerian Luar Negeri Tody Baskoro mengatakan, sebelum Adelina meninggal, majikannya tak memberinya makan dan disuruh tidur bersama seekor anjing.

Menurut Tody, akibat tak diberi makan membuat kondisi fisik Adelina menjadi sakit dan tak terurus.

"Dari hasil pemeriksaan oleh otoritas di Malaysia, bukan penyiksaan secara fisik yang diterima oleh Adelina, tapi karena tidak diberi makan sehingga kelaparan," jelas Tody kepada sejumlah wartawan di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (17/2/2018).

Baca: Tiga Pemain Penting Ini Masih Absen saat Latihan Terbaru Persib Bandung

Menurut Tody, luka yang ada di kaki Adelina merupakan luka bebas gigitan anjing.

Namun lanjut Tody, untuk membuktikan kebenaran luka tersebut, masih menunggu hasil postmortem.

“Kita sedang telusuri lebih lanjut. Kita juga masih menunggu hasil postmortem terhadap Adelina,"tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri menegaskan, majikan harus bertanggung jawab atas kematian tenaga kerja Indonesia bernama Adeline (21) yang tewas mengenaskan.

"Kami minta pihak majikan bertanggung jawab," ujar Hanif di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Jajaran di kementeriannya, lanjut Hanif, telah berkoordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia yang berkedudukan di Kuala Lumpur untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: TKI Adelina Tewas di Malaysia karena Tak Diberi Makan

Editor: Sanusi Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Kekasih Terobos Lampu Merah Sambil Bercanda, Wanita di Kediri Tewas Terlindas Truk Kontainer Sumber: Google News | Berita 24 NTT

no image

Posted by On 07.11

Muslim Indonesia di Jerman Bangun Sekolah di Lembata NTT

LEMBATA (KRjogja.com) â€" Kualitas dunia pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang rendah dan diskriminatif merupakan masalah yang tak kunjung usai. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas regenerasi kepemimpinan di wilayah tersebut jika tak diselesaikan.

Seperti yang dialami anak-anak di Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, yang harus mengalami diskriminasi dalam mendapatkan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Program 100 Pulau Tepian Negeri bersama para mitranya terus menggenjot program yang menyasar wilayah tertinggal dan terpencil di Indonesia ini, terutama di timur Indonesia. Salah satu target dari program ini adalah majunya pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Saat ini ACT berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia s e-Jerman (Forkom Jerman) membangun Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS Manahil) Al Irfan Di Desa Dikesare, Forkom adalah komunitas diaspora Indonesia terbesar di Jerman yang terdiri dari profesional, pelajar, dan masyarakat umum, yang telah lama bermukim di Jerman.

Di Desa Dikesare NTT ini sendiri dihuni sekitar 426 jiwa, dengan komposisi penduduk muslim 94 jiwa, Kristen protestan 5 jiwa, Katolik 327 jiwa. Penguasa lahan atau yang menjadi tuan tanah di desa ini adalah Suku Paliwala, yang 90 persen dari total penduduk desa, sisanya pendatang.

Menurut Moh. Faisol Amrullah dari Tim ACT, Forkom telah menjadi mitra strategis ACT di Jerman selama lebih dari tiga tahun. ACT bekerja sama dengan Forkom untuk sejumlah program-program kemanusiaan seperti Global Qurban dan Global Wakaf, ziswaf (zakat, infak, sedekah, wakaf), dan Program 100 Pulau Tepian Negeri.

“Saat ini, Forkom tengah membangun dua ruang kelas MIS Manahil di Desa Dikesare, Kecamatan Lebatukan, Kabup aten Lembata. Ke depan kita harapkan tak ada lagi diskriminasi pendidikan atau kualitas pendidikan yang rendah,” terang Faisol dalam rilisnya.

Faisol menambahkan, Program 100 Pulau Tepian Negeri ini merupakan salah satu program masterpiece ACT yang mendapat perhatian besar diaspora Indonesia. Forkom bersama ACT ingin memujudkan mimpi-mimpi putra-putri bangsa yang tinggal di daerah pelosok negeri Indonesia, untuk memiliki sekolah yang layak untuk menuntut ilmu.

Pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari proyek besar Pembangunan Integrated Community Center (ICC) ACT di desa tersebut. Nantinya, kompleks tersebut akan meliputi pembangunan fasilitas lainnya serta pemberdayaan masyarakat desa.

“Kompleks pendidikan terpadu ini nantinya akan meliputi asrama putra dan putri, ruang kelas Madrasah Aliyah, ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah, ruang guru dan perpustakaan Madrasah Ibtidaiyah, ruang kelas Madrasah Aliyah, ruang guru dan perpustakaan Madrasah Aliyah , masjid beserta tempat wudu terpisah, rumah tenaga pengajar, dan klinik,” terang Dede Abdurrochman, Koordinator Tim Implementator Program 100 Pulau Tepian Negeri.

Menurut Dede target penyelesaian pembangunan ini rampung dalam dua pekan. Pembangunan sekolah ACT ini diharapkan bisa menjadi pusat dakwah dan pendidikan agama Islam bagi kaum muslim di wilayah tersebut. (*)

Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 05.07

Wow, Akun Resmi MotoGP Unggah Video Bocah Asal Nusa ...

Wow, Akun Resmi MotoGP Unggah Video Bocah Asal Nusa Tenggara Timur, Gokil Banget

Bukan hanya itu saja, ada beberapa tayangan video lainnya seperti di sekolah dan sepeda motor tersebar luas di dunia maya dan membuat...

Wow, Akun Resmi MotoGP Unggah Video Bocah Asal Nusa Tenggara Timur, Gokil BangetGrid.idDady si bocah komentator

POSBELITUNG.COM â€" Sebuah video bocah yang berkomentar layaknya Nick Harris, komentator MotoGP untuk Dorna Sports viral belakangan ini.

Dia adalah Rivaldy Elvans Krisna Sopbaba atau yang lebih akrab dipanggil Dady.

Kedua orangtua Dady, Andi Sopbaba dan Diana Masiweni, mengatakan sejak kecil putra pertama mereka itu sudah menyukai MotoGP dan legenda Mot oGP Valentino Rossi.

Dady sering diajak kakek dan pamannya untuk nonton tayangan MotoGP di televisi kakeknya.

Diana, ibu Dady mengatakan, komentar anaknya tentang MotoGP mulai didokumentasikan pertama kali ke dalam video di depan sebuah gereja Kabupaten Rote Ndao.

Bukan hanya itu saja, ada beberapa tayangan video lainnya seperti di sekolah dan sepeda motor tersebar luas di dunia maya dan membuat Dady mulai terkenal di NTT.

Kepopuleran Dady di dunia maya, tampaknya menjalar hingga seluruh penjuru dunia.

Pasalnya, seperti dilansir Grid.ID dari akun twitter resmi Moto GP @MotoGP, pada (15/2/2018) juga mengunggah aksi Dady.

"Jika Anda belum pernah melakukan ini saat duduk di sepeda motor, apakah Anda benar-benar penggemar #MotoGP?
Temui Valdy dari NTT, Indonesia ... kita tahu apa yang dia inginkan saat dia dewasa! ???? Apa pendapatmu @NickHarrisMedia????? @toiletkost," tulis @MotoGP.

Video yang diunggah aku n resmi Moto GP ini bahkan telah ditayangkan lebih dari 78,5 ribu kali penayangan.

Halaman selanjutnya 12
Editor: aladhi Sumber: Grid.ID Ikuti kami di Video Perusakan Toyota Vios usai Pengemudi Tabrak Polisi yang Mengejarnya di Jalanan Surabaya Sumber: Google News | Berita 24 NTT

no image

Posted by On 05.07

Warga Tionghoa doakan Imlek berikan kedamaian

Kupang (AntaraNews NTT) - Warga keturunan Tionghoa yang ada di Kota Kupang mendoakan agar Tahun Baru Imlek 2569 yang bertepatan dengan tahun politik 2018 ini selalu memberikan suasana aman dan damai bagi Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
"Kita semua mendoakan agar di tahun yang baru ini suasana kerukanan antarumat beragama tetap terjalin dengan baik sehingga kondisi keamanan dan ketertiban di NTT juga tetap terjaga," kata Pengurus Klenteng Siang Lay, Robby Lay kepada Antara di Kupang, Jumat.
Menurutnya dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, di tahun-tahun politik seperti saat ini potensi konflik di setiap daerah khususnya di kota-kota besar di Indonesia selalu terjadi.
Berbagai macam isu SARA sering disampaikan oleh oknum-oknum tertentu untuk merusak kerukunan dan keharmonisan suatu daerah yang sudah tertata dengan baik.
"Untuk menjaga semuanya itu diperlukan niat yang tu lus dan baik dari setiap masyarakat NTT untuk merasa memiliki bangsa ini dengan menjaganya sehingga tahun Anjing Tanah ini tak memberikan sesuatu yang merusak kerukunan kita," tambahnya.
Khususnya untuk NTT, Pilgub NTT sendiri ada empat pasangan calon, oleh karena itu ia mengharapkan agar setiap pasangan calon bisa merendam berbagai hal yang melanggar hukum seperti politisasi SARA sehingga tak menimbulkan konflik.
Sementara itu, Bobby Pitoby menilai bahwa berbagai deklarasi yang sudah disampaikan oleh empat pasangan calon gubernur dan sejumlah pasangan calon bupati di berbagai daerah harus ditaati sehingga tidak menimbulkan masalah.
"Tetapi saya melihat bahwa sejauh ini empat pasangan calon gubernur dan wakilnya tidak melakukan berbagai hal melanggar hukum seperti politik uang, serta politisasi SARA," ujarnya.
Ia mengatakan ajakan kampanye damai hendaknya dilakukan saat proses kampanye nanti sehingga tak menimbulkan konflik, sebab jika terjadi konflik maka prospek bisnis yang baik seperti yang diramalkan melalui Feng Sui orang China itu tidak akan terwujud.Sumber: Google News | Berita 24 NTT

thumbnail

Posted by On 05.07

Viral! Gaya Balapan Bocah Asal Kupang NTT Ini Dikagumi Akun ...

MotoGP

Viral! Gaya Balapan Bocah Asal Kupang NTT Ini Dikagumi Akun MotoGP, Lihat Videonya

Tim media sosial dari MotoGP tampak antusias dengan aksi yang ditunjukkan oleh bocah bernama lengkap Rivaldy Elvans

Viral! Gaya Balapan Bocah Asal Kupang NTT Ini Dikagumi Akun MotoGP, Lihat Videonyatwitter.com/toiletkostValdy (tengah) seorang anak asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, videonya viral saat menirukan aksi komentator MotoGP.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bocah asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini membuat heboh dunia MotoGP.

Akun media sosial MotoGP mengunggah video aksi bocah asal Kupang, Indonesia, yang menirukan komentator legendaris MotoGP, Nick Harris.

Tim media sosial dari MotoGP tampak antusias dengan aksi yang ditunjukkan oleh bocah bernama lengkap Rivaldy Elvans Krisna Sopbaba itu.

Baca: Gong Xi Fa Cai 2018 - Ucapan Doa Tahun Baru Imlek 2018, Bahasa Mandarin, Indonesia dan Inggris

"Kalau Anda belum pernah melakukan hal ini ketika menaiki sepeda motor, apakah Anda benar-benar seorang penggemar MotoGP?," tulis @MotoGP dalam caption-nya.

"Perkenalkan Valdy dari Timor Barat (NTT), Indonesia... Kami tahu apa yang dia cita-citakan ketika tumbuh dewasa! Bagaimana menurutmu @NickHarrisMedia ?."

If you've never done this while sat on a motorcycle, are you really a #MotoGP fan?

Meet Valdy from West Timor, Indonesia... we know what he wants to be when he grows up! What do you reckon @NickHarrisMedia?

Video yang mulanya diunggah oleh akun @toiletkost pada Jumat (9/2/2018) memang mengundang decak kagum dari penggemar MotoGP.

Bagaimana tidak, dengan percaya diri Valdy menirukan beberapa ungkapan khas dari Nick Harris.

Baca: Kumpulan Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2018 dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia

Nick Harris sendiri pada akhir musim lalu telah pensiun dari tugasnya sebagai komentator MotoGP.

Sementara itu, tweet yang berisi video berdurasi 59 detik itu memancing reaksi positif dari para netizen.

Berdasarkan pantauan tim BolaSport.com, hingga saat berita ini ditulis, cuitan dari akun @MotoGP itu telah mendapat 943 retweet dan 992 likes.

Editor: Murhan Sumber: BolaSport.com Ikuti kami di Video Perusakan Toyota Vios usai Pengemudi Tabrak Polisi yang Mengejarnya di Jalanan Sur abaya Sumber: Google News | Berita 24 NTT